Jakartashowbiz.com – Setelah bikin heboh lewat trailer pertamanya yang penuh adegan perang dan aksi keren, film Believe: Takdir, Mimpi dan Keberanian balik lagi dengan trailer dan poster resmi kedua yang dirilis Selasa, 24 Juni 2025. Tapi kali ini, suasananya beda banget karena lebih menyentuh, emosional, dan personal.
Film produksi Bahagia Tanpa Drama ini ngasih gambaran sisi drama yang lebih dalam dari cerita Agus, yang diperankan Ajil Ditto. Trailernya nunjukkin pergulatan batin Agus yang tumbuh besar dengan tanda tanya besar di hatinya tentang alasan ayahnya, Sersan Kepala Dedi (diperankan Wafda Saifan), lebih milih tugas di medan perang daripada bareng keluarga. Perjalanan Agus pun bikin dia akhirnya mutusin jadi prajurit juga. Tapi bukan buat gaya-gayaan, melainkan buat cari tahu dan ngerasain sendiri apa yang ayahnya dulu alami.
Baca juga: Tayang Mulai 26 Juni, Film Lorong Kost Kasih Nuansa Horor Klasik dengan Cerita Sehari-Hari
Trailer barunya juga ngenalin karakter Evi (diperanin Adinda Thomas), sosok istri yang sabar banget, selalu nunggu dan nyimpen harapan meski penuh ketidakpastian. Karakter Evi ini mewakili banyak perempuan Indonesia yang kuat walau nggak selalu kelihatan. Nggak ketinggalan, Maudy Koesnaedi juga hadir sebagai ibu mertua Agus dengan pembawaan tenang, berwibawa, dan jadi simbol penjaga nilai keluarga.
“Trailer dan poster kedua ini adalah hati dari film Believe. Ia bicara kepada kita semua. Kepada para ayah yang berkorban dalam diam, kepada ibu dan istri yang setia dalam harap, kepada anak-anak yang ingin memahami orang tuanya, Dan kepada siapapun yang sedang berjuang untuk bermimpi dan yakin pada takdir,”
ujar Celerina Judisari, produser Believe: Takdir, Mimpi dan Keberanian.

Film ini disutradarai bareng oleh Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana. Menurut Celerina, film ini adalah gabungan kisah nyata tentang keberanian, mimpi, dan keyakinan yang dikemas lewat nuansa action dan perang.
Ajil Ditto, yang jadi pemeran utama, juga buka suara soal peran barunya ini. Ternyata, film ini adalah sesuatu yang udah dia impikan dari dulu. “Kalau ada yang pernah lihat aku di film atau serial sebelumnya, agak jomplang memang (dengan peran di film ini), tapi sebenarnya film kayak gini itu impian aku sejak lama,”
kata Ajil Ditto.
Meski seru, proses syutingnya nggak mudah. Ajil sempat kena cedera gara-gara adegan ekstrem. “Itu adegannya lagi nyusruk ke semak-semak dan kurang pemanasan, sampai akhirnya ada ngilu. Awalnya di pinggang sebelah kanan, pangkal paha sebelah kanan itu ngilu banget. Tapi itu bahkan adegan fighting-nya belum kita mulai, paginya sudah cedera,” ungkap Ditto.

Secara garis besar, film ini ngikutin perjalanan hidup Agus yang tumbuh dalam bayang-bayang ayahnya, Sersan Kepala Dedi. Dedi adalah tentara yang ikut dalam Operasi Seroja tahun 1975, dan meski berjasa, pengorbanannya malah bikin keluarganya berantakan. Ibunya Agus pergi, meninggalkan jejak luka yang dalam buat Agus kecil. Agus remaja pun jadi anak yang suka berantem dan nggak punya arah hidup.
Tapi semuanya berubah saat sang ayah meninggal. Dari situ, Agus mulai tahu siapa sebenarnya ayahnya, dan apa makna pengorbanan yang selama ini dia nggak ngerti. Dari situ juga, lahirlah tekad Agus untuk jadi tentara.
Tapi ternyata, jalan jadi prajurit nggak semulus yang dia bayangin. Agus harus hadapi penolakan, gagal berkali-kali, sampai dihantui masa lalu. Puncaknya, dia ketemu Miro (diperankan Marthino Lio), musuh bebuyutan ayahnya di masa lalu.
Di tengah konflik batin, dentuman peluru, dan perang yang nggak ada habisnya, Agus harus mutusin: tetap berjuang atau menyerah? Apa dia akhirnya bisa berdamai dengan masa lalu dan jadi tentara seperti ayahnya, atau malah kehilangan segalanya?
Sebagai film perang, Believe bukan cuma jualan adegan laga dan ledakan, tapi juga ngasih refleksi tentang keluarga, luka, dan mimpi. Gimana caranya berdiri di atas luka buat jalanin takdir dan wujudkan impian.
Buat yang penasaran, trailer keduanya udah bisa ditonton di YouTube resmi Bahagia Tanpa Drama. Filmnya sendiri bakal tayang di bioskop mulai 24 Juli 2025. Catet tanggalnya, karena film ini bisa jadi bakal bikin lo mikir, terharu, dan ngerasa lebih dekat sama arti keluarga dan keberanian.