Jakartashowbiz.com – Libur Natal dan Tahun Baru mungkin selalu jadi momen yang membahagiakan buat diva pop dunia, Mariah Carey. Bagaimana tidak, dia bisa mendapat penghasilan yang fantastis tiap tahunnya berkat satu lagu ikonik yang kerap diputar saat Natal.
Ya, setiap tahunnya, lagu Mariah Carey yang berjudul All I Want for Christmas Is You selalu diidentikkan dengan perayaan Natal hampir di seliruh dunia. Lagu itu biasanya diputar di berbagai tempat mulai dari toko, pasar swalayan, kafe, sampai pesta-pesta meriah yang diadakan tempat-tempat premium. Meskipun sudah dirilis sejak tiga dekade lalu, lagu itu seolah tetap menjadi anthem andalan untuk merayakan Natal.
Lewat satu lagu itu, di setiap akhir tahun, Mariah Carey bisa meraup penghasilan yang fantastis. Menurut data dari Forbes dan The Economist, setiap tahun, Mariah Carey diperkirakan memperoleh 2,5 hingga 3 juta dollar AS (Rp 41,7 miliar hingga Rp 50 miliar) dari royalti satu lagu tersebut.
Baca juga: Siap-Siap! JET Dipastikan Manggung di Indonesia Tahun Depan
Kalau dihitung secara total sejak rilis tahun 1996, The Economist memperkirakan Mariah Carey sudah mengantongi lebih dari 60 juta dollar AS atau sekitar Rp 10 triliun pada tahun 2017. Angka itu bahkan belum termasuk penghasilan tambahan dari merchandise bertema liburan, konser, acara spesial, buku, dan film animasi yang masih satu paket sama lagu hits ini.
Nggak cuma Carey, rekan penulis lagunya, Walter Afanasieff, juga kebagian pendapatan dari besarnya royalti lagu tersebut.
Mariah Carey sendiri sepertinya sadar betul hegemoni lagu All I Want for Christmas Is You di periode November – Desember setiap tahunnya. Terbukti, dia rajin membagikan konten di media sosial sebagai kode keras ke pengikutnya kalau musim liburan sudah dimulai. Tahun ini, Mariah Carey terlihat mengunggah video dan foto konser dengan latar lagu andalannya tersebut.

Lagu All I Want for Christmas is You sukses jadi single liburan dengan peringkat tertinggi oleh artis solo di Billboard US Hot 100 dan rutin nangkring di tangga lagu puluhan negara tiap tahunnya. Pada tahun 2021, lagu ini mencatat sejarah sebagai lagu liburan pertama dan satu-satunya yang memenangkan Penghargaan Berlian RIAA, yang mengakui 10 juta penjualan dan unit streaming di AS.
Carey sendiri mengaku takjub dengan fenomena ini. “Sungguh mengejutkan bahwa ‘All I Want For Christmas is You’ telah bertahan di berbagai era industri musik,” katanya.
Antusiasme publik yang nggak pernah padam ini memang luar biasa. Carey kemudian membawakan lagu tersebut di Billboard Music Awards pada tahun 2023, menandai penampilan pertamanya di acara penghargaan untuk lagu tersebut. Momen itu makin spesial karena dia ditemani anak kembarnya, Moroccan dan Monroe, saat menerima penghargaan khusus Billboard Chart Achievement.