Jakartashowbiz.com – Sidang perceraian Raisa Andriana dan Hamish Daud memasuki tahap akhir pada Senin (15/12). Pengadilan Agama Jakarta Selatan kabarnya memutus jalannya sidang secara verstek lantaran ketidakhadiran pihak tergugat, dalam hal ini Hamish Daud dalam beberapa kali agenda.
Kuasa hukum Raisa, Putra Lubis, mengonfirmasi bahwa putusan akan diambil secara verstek lantaran tidak adanya sanggahan atau tanggapan apapun dari pihak Hamish Daud selama proses persidangan berlangsung. Sedianya, sidang hari ini mengagendakan penyerahan bukti tambahan dari pihak penggugat.
“Intinya kami mengikuti semua agendanya, tadi kami sampaikan bukti tambahan. Kemudian kalau menurut majelis itu agendanya sudah selesai, ya berarti majelis lah yang menentukan apakah putusan apa tidak. Nah tadi kan disampaikan hari ini, nanti, kalau putusan nanti di-upload putusannya,” jelas Putra.
Baca juga: Ridwan Kamil Digugat Cerai Atalia Praratya
Memang, sistem e-court yang dipakai pengadilan saat ini memungkinkan para pihak untuk menerima salinan putusan pengadilan tanpa harus hadir fisik secara fisik di persidangan. Putra Lubis memprediksi putusan gugatan cerai kliennya terhadap Hamish Daud akan diumumkan hari ini berdasarkan pernyataan Majelis Hakim di persidangan tadi.
“Insyaallah hari ini, nanti putusannya sudah di-upload. Karena kan kita ajukannya melalui e-court, jadi nanti akan di-upload,” tambahnya.

Maka dari itu, Putra Lubis menyimpulkan jika proses perceraian kliennya dengan Hamish Daud sudah selesai. Kini, yang tersisa hanya formalitas perceraian mereka yang akan diumumkan secara daring.
“Iya, sudah, jadi agenda persidangannya sudah selesai. Putusannya nanti akan diputus secara Verstek karena Tergugatnya tidak hadir,” pungkas Putra Lubis.
Seperti diketahui, Raisa mengajukan gugatan cerai terhadap Hamish Daud di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 22 Oktober 2025, dengan sidang perdana berlangsung 3 November 2025 lalu. Sebelum masuk gugatan cerai, Raisa dan Hamish Daud menjalani rumah tangga selama 8 tahun dan dikaruniai satu anak perempuan.