Jakartashowbiz.com – Didampingi kuasa hukumnya, Dewang Purnama artis Gusti Rosaline Ocha melayangkan surat somasi kepada perempuan berinisial KEY atas dugaan pengancaman dan tuduhan perlakuan tidak menyenangkan. Gusti Rosaline Ocha diduga telah diancam dan dituduh mengonsumsi narkoba melalui unggahan di status whatsapp dan media sosial.
Baca Juga: Sebar 1000 Undangan, Kiky Saputri Undang Pejabat Negara untuk Hadir di Acara Pernikahanya
Baca Juga: Ingin Berhijab, Susan Sameh: Jujur Aku Takut Mati
“Saya bersama klien saya, Ocha ini mau mengambil sikap atas unggahan story WhatsApp, yang diduga milik KEY. Tuduhan tersebut tanpa dasar dan bukti merujuk kepada fitnah. Sebenarnya kami tidak memperdulikan dan kita sudah diam saja selama dua Minggu, keadaan dan kondisi berbeda,” kata Dewang di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (23/1/2023).

“Teman klien saya melaporkan kepada Ocha, melihat unggahan tersebut, gimana kebenarannya. Ada tuduhan mengarah fitnah. Makanya kami klarifikasi di sini. Kami mempertanyakan apa maksud dan tujuannya, karena unggahan itu ada indikasi tanda kutip, ada pasal mengatur masalah kasus ITE,” tambah Dewang.
Dalam kesempatan yang sama, Gusti Rosaline Ocha menjelaskan awal mula mula tuduhan tudingan KEY tersebut. Gusti Rosaline Ocha menyampaikan, KEY diduga menyenggol dirinya, setelah memberikan komentar terkait kasus KDRT.

“Awalnya saya ya udah lah ya karena setiap orang semua punya hal yang benar atau tidak. Silahkan mau nyenggol ya. Namanya orang ada proses menjadi lebih baik. Hal hal menyinggung benar atau tidak gak perlu di publish. Semua orang berhak berbicara dan komentar. Saya statemen atas kasusnya dia, selaku ketua perlindungan anak,” kata Ocha.
Baca Juga: Punya Sahabat Anjing dalam Film Balada Si Roy, Abidzar Al Ghifari Berulang Kali Hilangkan Najis
Baca Juga: Kondisi Makin Membaik, Aldilla Jelita Sebut Indra Bekti Sudah Bertemu Anak-Anaknya
“Beliau menyerang saya dengan kata kata tak pantas. Saya tidak merespon awalnya, karena saya bukan wanita suci dan punya masa gelap. Tapi saya sedang berproses menjadi lebih baik, itu yang dilihat. Gak perlu melihat yang lalu, itu kalah benar,” tambah Ocha.
Melalui surat somasi terbuka ini, Dewang meminta KEY meminta maaf kepada Gusti Rosaline Ocha. “Dari somasi ini, kami meminta KEY klarifikasi dan meminta maaf kepada klien kami atas tuduhan dan fitnah diunggahannya, ada beberapa ancaman juga,” tutup Dewang.