Lynx Iberia, Spesies Kucing Liar Langka Muncul dan Tertangkap Kamera di Spanyol

Yuri Setiawan
3 Min Read
Lynx Iberia langka berwarna putih ditemukan di Spanyol. Foto: Instagram/@horajaen

Jakartashowbiz.com – Seekor lynx Iberia berwarna putih yang super langka berhasil tertangkap kamera seorang fotografer amatir asal Spanyol, Angel Hidalgo. Penemuan ini langsung bikin heboh para peneliti dan pecinta satwa liar, karena belum pernah ada dokumentasi yang menunjukkan lynx Iberia dengan warna bulu seunik ini.

Melansir People, Hidalgo pertama kali tahu keberadaan lynx putih ini lewat kamera jebak yang dia pasang di hutan dekat Jaén, Spanyol bagian selatan. Waktu itu, dia hanya dapat rekaman video berdurasi beberapa detik. Tapi, dari gerak-gerik dan bentuk tubuhnya, Hidalgo langsung sadar kalau hewan itu adalah lynx Iberia—salah satu spesies kucing liar paling langka di dunia.

Yang bikin kaget, warna bulu lynx ini bukan cokelat kekuningan dengan bintik hitam seperti biasanya, melainkan putih bersih dengan bintik gelap yang samar. Hidalgo sendiri mengaku langsung terpikat.

“Sejak melihatnya pertama kali, saya benar-benar terpikat. Saya menghabiskan waktu berjam-jam, berhari-hari, bahkan berbulan-bulan untuk mencoba menemukan dan memotretnya lagi. Banyak waktu luang saya habis di hutan hanya demi satu kesempatan memotretnya secara langsung,” ujar Hidalgo.

Baca juga: Gen Z Wajib Tahu! Tidur Dekat Ponsel Ternyata Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Hidalgo akhirnya berhasil mengabadikan foto-foto jelas dari lynx putih tersebut. Dia kemudian membagikan hasil jepretannya di akun Instagram miliknya dan menyebut hewan itu sebagai ‘hantu putih hutan Mediterania’. Foto itu langsung menarik perhatian warganet dan media internasional.

White Iberian Lynx adalah varian langka dari spesies Lynx pardinus, atau lynx Iberia. Spesies ini cuma bisa ditemukan di Semenanjung Iberia, yakni wilayah Spanyol dan Portugal.

Lynx Iberia dikenal sebagai salah satu kucing liar paling terancam punah di dunia. Populasinya sempat turun drastis pada awal tahun 2000-an hingga hanya tersisa sekitar 100 ekor. Tapi berkat upaya konservasi intensif, jumlahnya kini sudah meningkat dan diprediksi menjadi lebih dari 1.000 ekor.

Perbedaan utama antara lynx Iberia putih dengan lynx biasa ada pada warna bulunya. Warna putih tersebut bukan hasil dari albinisme (kondisi tanpa pigmen), namun diduga akibat mutasi genetik yang memengaruhi distribusi pigmen pada bulu. Karena mutasi ini sangat jarang, penampakan lynx putih jadi momen yang luar biasa.

Selain itu, lynx Iberia dikenal dengan telinganya yang runcing dengan jumbai hitam, ekor pendek dengan ujung berwarna hitam, serta kaki panjang yang memungkinkannya berburu di medan berbatu dan semak belukar. Hewan ini merupakan predator penting di ekosistem hutan Spanyol karena membantu mengontrol populasi kelinci liar, yang jadi makanan utamanya.

Share This Article