Jennifer Lawrence Curhat Soal Perjuangan Depresi Pasca Melahirkan

Yuri Setiawan
2 Min Read
Jennifer Lawrence. Foto: Instagram

Jakartashowbiz.com – Di balik gemerlap Hollywood, Jennifer Lawrence ternyata menghadapi perjuangan berat. Dia secara terbuka menceritakan pengalamannya melawan depresi pasca melahirkan (postpartum depression) setelah kelahiran anak keduanya dari sang suami, Cooke Maroney.

Dalam wawancara di karpet merah pemutaran film terbarunya, Die My Love, di New York City, Amerika Serikat, aktris berusia 35 tahun ini mengungkapkan bahwa masa setelah melahirkan menjadi salah satu periode tersulit dalam hidupnya. Menurutnya, apa yang dirasakan merupakan sesuatu yang belum pernah dialami sebelumnya.

“Aku sebenarnya tidak mengalami depresi pascapersalinan yang parah sampai anak keduaku lahir. Rasanya seperti ada lapisan baru dari emosi yang belum pernah aku alami sebelumnya,” kata Jennifer Lawrence.

Dia menjelaskan bahwa pengalaman menjadi ibu memberinya pemahaman lebih dalam tentang peran orang tua dan turut membantunya dalam berakkting. Hal ini memberikan perspektif baru dalam setiap perannya.

“Aku tidak berpikir seseorang harus punya anak untuk bisa memerankan tokoh orang tua. Tapi memahami apa yang dibutuhkan seorang bayi kecil, apa yang ia cari, membuatku lebih peka dan itu sangat membantu,” jelasnya.

Namun, di balik pengalaman berharga itu, Lawrence juga mengaku sempat didera rasa takut dan bersalah berlebihan yang begitu intens. Perasaan ini menghantuinya setiap saat.

“Setiap kali dia tidur, aku berpikir dia sudah meninggal. Aku berpikir dia menangis karena tidak suka hidupnya, atau karena tidak suka aku, atau keluarganya. Aku merasa melakukan semuanya salah dan akan merusak anak-anakku,” tutur Jennifer Lawrence.

Dalam momen reflektif, Lawrence mengenang salah satu dorongan semangat yang ia dapatkan ketika berjuang melawan rasa cemas itu. Menariknya, semangat itu dia dapatkan dari fitur kecerdasan buatan atau AI.

“Dan entah kenapa, itu membuatku sedikit tenang,” ucapnya.

Share This Article