Jakartashowbiz.com – Komite FFI 2025 baru aja ngumumin daftar nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2025 pada Minggu, 19 Oktober 2025. Pembacaan nominasi buat 22 kategori penghargaan Piala Citra FFI dan Karya Kritik Film itu dibacain langsung sama Duta FFI 2025, Sheila Dara Aisha dan Ringgo Agus Rahman. Terus ada juga Ketua Komite FFI 2025 Ario Bayu, Ketua Program FFI 2025 Prilly Latuconsina, plus penampilan spesial dari Donne Maula.
Tahun ini, FFI 2025 ngangkat tema “Puspawarna Sinema Indonesia”. Tema ini nunjukkin kalau sinema kita tuh tumbuh dalam keberagaman dan justru perbedaan itu yang jadi kekuatan paling dahsyat.
Baca juga: SCTV Awards 2025 Bakal Berlangsung Meriah, Ini Bocorannya
Proses seleksi dan penjuriannya juga nggak main-main karena melibatkan 13 asosiasi profesi perfilman lewat Ruang Penayangan FFI di situs resminya, kolaborasi bareng Bioskop Online.
Malam puncak penganugerahan Piala Citra FFI 2025 bakal diadain pada 20 November 2025. Dari semua nominasi yang dibocorin, ada dua film yang paling nyita perhatian, yaitu The Shadow Strays dan Pengepungan di Bukit Duri. Keduanya memborong masing-masing 12 nominasi!

Penasaran siapa aja yang masuk list keren ini? Yuk, intip daftar lengkap nominasi FFI 2025 berikut ini:
Film Cerita Panjang Terbaik
• Jumbo
• Pangku
• Pengepungan di Bukit Duri
• Perang Kota
• Sore: Istri dari Masa Depan
Sutradara Terbaik
• Joko Anwar – Pengepungan di Bukit Duri
• Mouly Surya – Perang Kota
• Ryan Adriandhy – Jumbo
• Timo Tjahjanto – The Shadow Strays • Yandy Laurens – Sore: Istri dari Masa Depan
Pemeran Utama Pria Terbaik
• Arswendy Bening Swara – Tale of The Land
• Dion Wiyoko – Sore: Istri dari Masa Depan
• Morgan Oey – Pengepungan di Bukit Duri • Nicholas Saputra – Siapa Dia
• Ringgo Agus Rahman – Panggil Aku Ayah
Pemeran Utama Perempuan Terbaik
• Acha Septriasa – Qodrat 2
• Aurora Ribero – The Shadow Strays
• Claresta Taufan – Pangku
• Lola Amaria – Gowok
• Sheila Dara Aisha – Sore: Istri dari Masa Depan
Pemeran Pendukung Pria Terbaik
• Boris Bokir – Panggil Aku Ayah
• Jerome Kurnia – Perang Kota
• Omara Esteghlal – Pengepungan di Bukit Duri
• Reza Rahadian – Gowok
Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik • Artika Sari Devi – Dia Bukan Ibu
• Christine Hakim – Pangku
• Hana Malasan – The Shadow Strays
• Raihaanun – Gowok
Penulis Skenario Asli Terbaik
• Hanung Bramantyo & ZZ Mulja Galih – Gowok
• Joko Anwar – Pengepungan di Bukit Duri
• Kristo Immanuel & Jessica Tjiu – Tinggal Meninggal
• Reza Rahadian & Felix K Nesi – Pangku
• Ryan Adriandhy & Widya Arifianti – Jumbo
• Timo Tjahjanto – The Shadow Strays
Penulis Skenario Adaptasi Terbaik
• Asaf Antariksa, Gea Rexy, & Charles Gozali – Qodrat 2
• Mouly Surya – Perang Kota
• Wodya Arifianti & Sabrina Rochelle Kalangie – Home Sweet Loan
• Yandy Laurens – 1 Kakak 7 Ponakan
• Yandy Laurens – Sore: Istri dari Masa Depan
Film Dokumenter Panjang Terbaik
• Goodbye Tarling, Forgive Me Darling
• Jagad’e Raminten: Kabaret Kehidupan
• Kidung Tani Swaradwipa: Di Antara Bunyi dan Sunyi di Jagat Sumba
• Tambang Emas Ra Ritek
Film Dokumenter Pendek Terbaik
• Pendekar Daster Rombeng & Pendongeng Sakti
• Sadiang Harus Pulang
• Satu Langkah Lagi
• Sie
• The Other Daughter
Baca juga: Rachel Amanda Jadi Komika? BION Studios Siap Rilis Film ‘Suka Duka Tawa’ yang Bikin Penasaran!
Film Animasi Panjang Terbaik
• Jumbo
• Panji Tengkorak
• Warkop DKI Kartun
Film Animasi Pendek Terbaik
• Get Money
• Kwartet: Gupala Sang Jagawana
• Sanong Ingin ke Pesta
• So I Pray
• Wae
Film Cerita Pendek Terbaik
• Anak Macan
• Dengarlah Nyanyian Ping Pong
• Little Rebels Cinema Club
• Pelabuhan Berkabut
• Sammi, Who Can Detach His Body Parts
Pengarah Sinematografi Terbaik
• Batara Goempar, I.C.S. – The Shadow Strays
• Dimas Bagus Triatma – Sore: Istri dari Masa Depan
• Ical Tanjung, I.C.S. – Pengepungan di Bukit Duri
• Muhammad Firdaus – Siapa Dia
• Roy Lolang, I.C.S. – Perang Kota
Pengarah Artistik Terbaik
• Ahmad Zulkarnaen – Panggil Aku Ayah
• Antonius Boedy – The Shadow Strays
• Dennis Sutanto – Pengepungan di Bukit Duri
• Dita Gambiro – 1 Kakak 7 Ponakan
• Eros Eflin – Pangku
• Frans Paat – Perang Kota
Penata Efek Visual Terbaik
• Abby Eldipie dkk – Pengepungan di Bukit Duri
• Bintang Adi Pradana – Dia Bukan Ibu
• Gaga Nugraha Ramadhan – Qodrat 2
• Mattebox Visualworks – The Shadow Strays
• Muhammad Nur Huda – Perang Kota
Penyunting Gambar Terbaik
• Akhmad Fesdi Anggoro – Pangku
• Aline Jusria – Home Sweet Loan
• Dinda Amanda – The Shadow Strays
• Haris F. Syah & Wawan I. Wibowo – Gowok
• Hendra Adhi Susanto – Sore: Istri dari Masa Depan
• Joko Anwar dkk – Pengepungan di Bukit Duri
Penata Suara Terbaik
• Anhar Moha – Pengepungan di Bukit Duri
• Arief Budi Santoso – The Shadow Strays
• Ridho Fachri & Indrasetno Vyatrantra – Home Sweet Loan
• Satrio Budiono & Ichsan Rachmaditta – Rangga & Cinta
• Syaifullah Praditya – Tinggal Meninggal
• Wahyu Tri Purnomo – Panggil Aku Ayah
Baca juga: Penantian 12 Tahun Usai! Fatin Shidqia Comeback dengan Album “Cerita Kita” yang Super Personal
Penata Musik Terbaik
• Aghi Narotama – Pengepungan di Bukit Duri
• Fajar Yuskemal – The Shadow Strays
• Ofel Obaja – Jumbo
• Ricky Lionardi – Pangku
• Zeke Khaseli & Yudhi Arfani – Perang Kota
Pencipta Lagu Tema Terbaik
• Laleilmanino – “Selalu Ada di Nadimu” (Jumbo)
• Brigita Meliala – “Berakhir di Aku” (Home Sweet Loan)
• Gerald Situmorang, Iga Massardi & Asteriska – “Terbuang Dalam Waktu” (Sore: Istri dari Masa Depan)
• Ifa Fachir & Simhala Avadana – “Dengar Hatimu” (Jumbo)
• Melly Goeslaw – “Tegar” (Panggil Aku Ayah)
Penata Rias Terbaik
• Aktris Handradjasa – Siapa Dia
• Eba Sheba – Perang Kota
• Ernaka – The Shadow Strays
• Faradila Evariani – Gowok
• Novie Ariyanti – Pengepungan di Bukit Duri
Penata Busana Terbaik
• Hagai Pakan – Panggil Aku Ayah
• Hagai Pakan – Gowok Meutia
• Pudjowarsito – Perang Kota
• Retno Ratih Damayanti – Siapa Dia
• Victoria Esti Wahyuni – The Shadow Strays
Karya Kritik Film Terbaik
• 20 Tahun “Tentang Dia”: Membingkai Keintiman Sapphic di Indonesia 2000-an – Catra Wardhana
• Ilusi Kebebasan Perempuan dalam “Gowok” – Aurelia Gracia Novena
• Rambut dalam “Nana”: Tempat Trauma dan Rahasia Digelung Bersama – Catra Wardhana
• Smong Aceh: Duka yang Tak Selesai dan Segala Ketangguhan Itu – Raisa Kamila
• Tendangan, Pengkhianatan, dan Mimpi di Tengah Mafia: Alegori “Elang” (2025) dalam Psiko-Politik Sepak Bola Nusantara – Purwoko Ajie