Jakartashowbiz.com – Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Bali, Assia Keva, menyegarkan materi di mini albumnya yang dirilis pada Oktober 2025 kemarin. Materi-materi di EP Forevermore dihadirkan dalam format live piano dan dikemas ulang di mini album forevermore, but it’s just me and piano.
Lagu-lagu berjudul Baby July, Can We Be Friends Again?, dan Looking for Love in Wrong Places dirilis ulang dan dibawakan Assia Keva bersama Kevin Suwandhi usai direkam secara live di DeBeat Music Studio, Bali. Direkam dengan pendekatan sederhana yang menonjolkan vokal dan piano, Assia Keva menjelaskan bahwa keinginannya menghadirkan tiga lagu tersebut dalam format minimalis berangkat dari kebutuhan untuk menghadirkan emosi lagu secara lebih dekat.
“Aku besar dengan bernyanyi secara akustik, jadi membuat versi piano ini adalah pilihan yang sangat personal buatku. Ini semacam caraku kembali ke akar, ke cara bernyanyi yang paling aku cintai di dunia ini,” cerita Assia Keva.
Baca juga: Olivia Rodrigo Umumkan Album Baru, Bakal Rilis Juni Tahun Ini
Dengan penyegaran yang dilakulan, Assia Keva berharap pendengar bisa lebih merasakan emosi yang ingin disampaikan dari lagu-lagunya itu. Menurutnya, konsep menyederhanakan lagu yang diangkat berpotensi memberikan ruang lebih untuk pendengar bisa menghayati lirik lagunya.
“Aku berharap orang-orang juga bisa merasakan cinta itu. Dengan menyederhanakan semuanya dan hanya menyisakan vokalku dan piano, pendengar jadi punya ruang untuk mendengarkan melodi dan liriknya dengan lebih jelas. Lagu ini pun terasa lebih ringan dan lebih mudah untuk terhubung secara emosional,” ucapnya.
Versi digital dari pembaharuan lagu-lagu dari EP milik Assia Keva sudah tersedia di berbagai layanan musik streaming. Sementara itu, format video forevermore, but it’s just me and piano dapat disimak melalui kanal YouTube Assia Keva.