Jakartashowbiz.com – Aktris Hollywood, Ariana Grande memanggapi perjalanan kariernya di dunia akting yang menuai komentar miring. Perannya sebagai Glinda di film Wicked (2024) dan sekuelnya, Wicked: For Good disebut sebagian pihak bukan pilihan yang tepat.
Menurut laporan Variety, Jumat (9/1), respons publik yang meragukan langkah Ariana Grande dalam dunia akting bukanlah hal baru. Dia lantas harus kembali berhadapan dengan opini yang menyebut ketenarannya justru mengurangi kredibilitas, seolah keberhasilan di satu bidang otomatis mengganggu keseriusannya di bidang lain.
“Aku belajar sangat cepat bahwa aku harus menutupinya. Banyak kebisingan yang mengatakan aku tak akan sanggup, atau bukan pilihan yang tepat,” katanya.
Baca juga: Jauh dari Romantis, Jennifer Lawrence Ungkap Momen Canggung untuk Adegan Mesra di Film
Dia menegaskan tetap fokus bekerja dan menjalani proses syuting intens, termasuk adegan emosional yang direkam tidak berurutan. Ariana Grande kemudiaj menjelaskan betapa beratnya menjaga emosi di tengah tekanan.
“Kamu berlatih, kamu mempersiapkan diri, kamu hidup bersama karakter-karakter ini. Tapi saat kamera bergulir, kamu tak bisa mengharapkan apapun. Rasa sakitnya harus terasa sama setiap kali,” tuturnya.

Waktu sepi setelah syuting, seperti perjalanan malam di London atau obrolan dengan sang ibu, dijadikan Ariana Grande sebagai ruang refleksi. Dia menilai kebanggaan atas pekerjaan yang dijalaninya bersifat privat dan tak dipengaruhi oleh opini publik.
“Sangat menyakitkan ketika orang mempertanyakan komitmenmu. Jadi aku fokus pada yang nyata. Rasa syukur satu-satunya hal yang membingkai ulang semuanya,” pungkasnya.