Adiva Adelia Rilis Lagu Salah Menaruh Hati, Teruskan Trah Keluarga Lewat Jalur Berbeda

Yuri Setiawan
4 Min Read

Jakartashowbiz.com – Istilah buah jatuh tak jauh dari pohonnya kembali dibuktikan solois muda bernama Adiva Adelia. Lahir dan besar di keluarga dengan darah seni yang kuat, Adiva seolah ditakdirkan untuk nerusin legacy keluarga besarnya di industri musik dengan merilis single perdana berjudul Salah Menaruh Hati.

Buat yang penasaran, Adiva Adelia adalah cucu dari Ratu Dangdut, Elvy Sukaesih. Diakui putri ketiga dari Fitria Sukaesih itu, eksistensi sang nenek yang tahun ini genap menginjak usia 60 tahun berkarya di dunia tarik suara adalah inspirasi terbesarnya dalam berkarier.

“Umi (Elvy Sukaesih) membuka mata aku tentang tidak adanya kata terlambat dalam berkarya dan juga tidak ada akhir dalam berkarya. Karena dari Umi umur 13 tahun sampai saat ini di usianya yang sudah menginjak 73 tahun beliau masih terus semangat dan konsisten dalam berkarier, itu yang menjadi pemantik untuk aku bisa menyalurkan kesenian yang ada di dalam diri aku,” kata Adiva dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Yovie & Nuno Hadirkan Karya Anyar di Lagu Yang Baru

Meski look up banget pada karier Elvy Sukaesih, Adiva tak lantas membuat Adiva Adelia menyontek jejak musik sang nenek. Jika Elvy Sukaesih sudah berdiri sebagai ikon musik dangdut, Adiva memilih jalur lain dengan mengeksplorasi musik pop dan mencoba menjadi warna sendiri di industri musik Indonesia.

Lewat lagu Salah Menaruh Hati yang dia tulis bareng composer Uap Widya, Adiva Adelia di bawah naungan WAP Records ngenalin karakter suara khasnya melalui pendalaman vokal dengan aransemen bernuansa pop-ballad dan pendekatan yang dewasa dalam menyampaikan makna tentang cinta.    Salah Menaruh Hati nggak sekadar ngomongin tentang sakitnya cinta, tapi juga proses refleksi diri yang dialami setelah sadar kalau apa yang selama ini dicari hanyalah ilusi. 

Adiva Adelia
Foto: Istimewa

Lebih merinci, lagu Salah Menaruh Hati mengisahkan pergulatan batin yang dialami seseorang saat berada dalam cinta yang salah, harapan penuh terhadap jatuh cinta, hingga kesadaran pahit bahwa cinta itu hanyalah ilusi. Setelah semuanya hancur, akhirnya dia menemukan kekuatan untuk melepaskan setelah menyadari bahwa perpisahan adalah anugerah yang tersembunyi di balik rasa sakit.

Adiva kemudian menganalogikan cerita yang diangkat di lagu Salah Menaruh Hati seperti sebuah permainan kartu, dimana setiap keputusan yang diambil dalam cinta bagaikan memilih kartu di tangan. Ada momen-momen ketika segalanya tampak sempurna dan seolah-olah kita memegang kartu terbaik, namun tidak semua kartu sesuai dengan yang kita inginkan.

“Pada akhirnya, setiap cinta adalah pilihan yang penuh risiko, antara menggenggam sebuah harapan atau membawa pada kekecewaan,” ujarnya.

Adiva Adelia
Foto: Istimewa

Salah Menaruh Hati ini nggak sekedar bikin Adiva Adelia jadi penerus warisan musik keluarganya. Lebih dari itu, dia ingin dikenal sebagai individu dengan warna baru di entitas musik saat ini.

“Musik tidak mengenal batasan, semuanya adalah tentang bagaimana mengoneksikan apa yang ada dalam diri kepada orang-orang di sekitar,” pungkas Adiva.

Single perdananya ini ditegaskan Adiva baru jadi langkah awal perjalanan musiknya sebagai pewaris bakat besar Elvy Sukaesih. Selanjutnya, di awal tahun 2025 dia berencana meluncurkan single kedua untuk mempertebal eksistensi yang diharapkan bisa langgeng ke depan.

Share This Article