Jakartashowbiz.com – Kualitas Reza Rahadian di dunia keaktoran emang nggak perlu diragukan lagi. Namun, bagaimana kalo 38 tahun itu duduk di kursi sutradara? Jawabannya ada di film Pangku.
Setelah tayang perdana (world premiere) di Busan International Film Festival (BIFF) 2025, film debut penyutradaraan Reza Rahadian itu bakal resmi tayang di bioskop Indonesia dalam waktu deka. Film ini menghadirkan kisah perjuangan seorang ibu dengan penceritaan yang sederhana, tapi membumi dan universal.
Film ini ngikutin kisah Sartika (Claresta Taufan), yang lagi hamil besar dan nyari kerja. Nasib ngebawa Sartika ketemu pasangan tua, Maya (Christine Hakim) dan Jaya (Jose Rizal Manua). Sartika ditampung sama Maya dan Jaya, dan dari situ, dia nemuin kehidupan baru buat besarin anaknya, Bayu (Shakeel Fauzi), sampai akhirnya ketemu cintanya, Hadi (Fedi Nuril) si sopir truk ikan.
Baca juga: Vokalis Radiohead Buka Suara Soal Pengalaman Manggung di Israel
Sebagai debut penyutradaraannya, Reza Rahadian nampilin kisah ibu tunggal dengan penuh kasih. Berbekal pengalamannya selama 38 tahun sebagai anak dari seorang ibu tunggal dan 20 tahun karir berakting, Reza bener-bener menggali perspektif ibu dengan cermat.
“Sumber inspirasi dari cerita di film Pangku berasal dari ibu saya sebagai seorang single mother dan bagaimana saya tumbuh bersamanya. Itulah awal dari semuanya, dan saya ingin menjadikan film ini sebagai tribut untuk ibu,” kata Reza Rahadian.

Lebih lanjut, keputusannya untuk merambah dunia penyutradaraan tak terlepas dari keinginannya untuk mengeksplorasi. Setelah lama berkarir di depan kamera, Reza Rahadian merasa butuh tantangan baru untuk terus berkembang.
“Saya merasa membutuhkan tantangan dan ruang baru untuk berkembang lagi sebagai seorang seniman, dan menyutradarai adalah hal yang sudah saya impikan sejak lama,” ujarnya.
Nggak cuma jadi sutradara, di film persembahannya untuk sang ibu ini Reza Rahadian juga terlibat di penulisan naskahnya bareng Felix K. Nesi. Deretan pemain yang terlibat juga nggak kaleng-kaleng, mulai dari Claresta Taufan, Fedi Nuril, Christine Hakim, Shakeel Fauzi Aisy, Jose Rizal Manua, Devano Danendra, Kaan Lativan, Reza Chandika, Lukman Sardi, Nazira C Noer, Galabby Thahira, Tj Ruth, Happy Salma, Nai Djenar Maesa Ayu, Iswadi Pratama, Nusa Kalimasada, Heliana Sinaga, Rizky Langit, dan Demi Medina.
“Film Pangku berbicara tentang ibu. Film ini untuk semua orang yang berjuang tanpa kemudahan dan pilihan-pilihan. Mau tidak mau hidup harus dijalani, suka dukanya adalah yang kadang kita harus nikmati, kadang juga kita harus syukuri,” ujar produser Gita Fara.

Penampilan apik dari Claresta Taufan dan Christine Hakim di film ini juga membuahkan hasil manis. Keduanya dapet nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik dan Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik buat Piala Citra FFI (Festival Film Indonesia) 2025.
“Bagiku, film Pangku adalah film yang jujur tentang kehidupan di Indonesia, spesifiknya di kawasan Pantura. Aku yang memerankan Sartika merasa film ini bisa memotret secara real apa adanya seperti itu kehidupan yang dilalui, tanpa disedih-sedihkan atau dibagus-baguskan. Dan ini yang membuat penonton akan merasa relate, bahkan termasuk penonton internasional yang sudah nonton Pangku di Busan,” terang Claresta Taufan.
Film Pangku sebelumnya udah menang 4 penghargaan di Busan International Film Festival (BIFF) 2025 dalam kompetisi program Vision Asia: KB Vision Audience Award, FIPRESCI Award, Bishkek International Film Festival-Central Asia Cinema Award, dan Face of the Future Award. Di FFI 2025, Pangku total meraih 7 nominasi Piala Citra antara lain untuk Film Cerita Panjang Terbaik, Pemeran Utama Perempuan Terbaik (Claresta Taufan), Pemeran Utama Pendukung Perempuan Terbaik (Christine Hakim), Penulis Skenario Asli Terbaik (Reza Rahadian, Felix K. Nesi), Penata Artistik Terbaik (Eros Eflin), Penyunting Gambar Terbaik (Ahmad Fesdi Anggoro), dan Penata Musik Terbaik (Ricky Lionardi).
Dengan reputasi besar nama Reza Rahadian dan sejumlah prestasi yang sudah didapat, film Pangku menjadi salah satu yang layak ditunggu kehadirannya di bioskop. Jangan sampai ketinggalan, Film ini tayang mulai 6 November 2025 di bioskop Indonesia.