Tak Risih, Amanda Seyfried Justru Berterima Kasih pada OCD yang Diidapnya

Yuri Setiawan
3 Min Read
Amanda Seyfried. Foto: Instagram/@mingey

Jakartashowbiz.com – Di balik kesuksesan kariernya yang gemilang, Amanda Seyfried ternyata menyimpan perjuangan mental yang cukup berat. Bintang film musikal, Mamma Mia itu baru-baru ini menceritakan pengalamannya menjalani hidup dengan diagnosis Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) yang diidap sejak remaja.

Dalam wawancara terbaru dengan Vogue berdasarkam laporan People, Amanda Seyfried mengungkapkan dirinya didiagnosis mengalami OCD yang terbilang ekstrem ketika berusia 19 tahun. Saat itu, kondisinya cukup serius sampai harus menjalani pemindaian otak dan ibunya harus turun tangan langsung untuk menemaninya di lokasi syuting.

“Saat itu saya tinggal di Marina del Rey dan sedang syuting Big Love, dan ibu saya harus mengambil cuti panjang dari pekerjaannya di Pennsylvania untuk tinggal bersama saya selama sebulan. Saya menjalani pemindaian otak, dan saat itulah saya mulai mengonsumsi obat, yang sampai hari ini masih saya minum setiap malam,” kata Amanda.

Baca juga: Totalitas! Raye Menahan Dingin dan Tutup Jalanan London demi Syuting Video Klip

Yang kemudian menarik, OCD Amanda Seyfried justru membuatnya lebih tangguh menghadapi kerasnya persaingan di Hollywood. Dia mengaku tak terlalu terpengaruh oleh penolakan profesional di industri hiburan.

“Itu sudah jadi bagian dari dunia ini,” tuturnya.

Amanda Seyfried
Amanda Seyfried. Foto: Instagram/@mingey

Demi menjaga kestabilan mentalnya, Amanda harus memastikan tidak terpicu faktor lain yang berisiko, seperti minum alkohol berlebihan atau begadang terlalu larut. Pada akhirnya, Hal ini yang membuat Amanda Seyfried punya gaya hidup yang lebih sehat dan teratur dibandingkan kebanyakan bintang di Hollywood.

“Saya sering membuat rencana lalu akhirnya tidak jadi pergi. Sepertinya saya memang membuat pilihan, saya tidak masuk ke dunia klub malam. Saya harus berterima kasih pada OCD saya,” bebernya.

Baca juga: Besar di Bali, Pesona Inka Williams Bikin Channing Tatum Bucin di Kosta Rika

Amanda juga sangat terbuka soal penggunaan obat yang sudah dikonsumsi selama bertahun-tahun. Dia merasa tidak ada alasan untuk berhenti jika hal tersebut membantunya berfungsi dengan baik, dan ia ingin melawan stigma negatif tentang penggunaan bantuan medis untuk kesehatan mental.

“Penyakit mental harus ditangani seserius penyakit lainnya. Anda tidak bisa melihat penyakit mental. Bukan benjolan, bukan kista. Tapi itu ada. Jika bisa diobati, maka obatilah,” pungkasnya.

Share This Article