Lewat Single “Dry”, Pure Saturday Gandeng Rekti Yoewono dari The Sigit

Fitria Adriani
4 Min Read
Foto: Istimewa

Jakartashowbiz.com – Grup band Pure Saturday membuka tahun 2025 dengan gebrakan baru lewat single berjudul “Dry”. Lagu ini terasa spesial karena menghadirkan kolaborasi dengan Rekti Yoewono, vokalis The Sigit dan Mooner. “Dry” sepenuhnya digarap oleh Ade Muir sebagai komposer musik dan Rekti Yoewono sebagai penulis lirik.

Baca Juga: Wajib Ditonton! CATCHPLAY+ Rilis Banyak Film dan Serial Baru di 2025

Kolaborasi ini bukan sekadar proyek biasa, tapi hasil dari proses panjang yang dimulai sejak 2018. Awalnya, lagu ini dirancang sebagai materi single Pure Saturday sebelum akhirnya berkembang dengan sentuhan personal dari Rekti.

Proses kreatif yang panjang dan berlapis ini dimulai pada tahun 2018 ketika Ade Muir mulai meracik secara kerangka musik ini, yang awalnya direncanakan sebagai materi lagu untuk single Pure Saturday dan kemudian dilanjut dalam pembuatan penulisan lirik oleh Rekti Yoewono untuk memberikan sentuhan personal yang kuat.

Foto: Istimewa

Di lagu ini, Pure Saturday tetap mempertahankan ciri khas pop-rock mereka, sementara Rekti menghadirkan nuansa rock yang lebih emosional. Kehadiran Satria NB sebagai vokalis makin memperkuat chemistry di antara keduanya.

Ditambah, karakter vokal Satria NB yang menjadi perekat dari kolaborasi antara karakter Rekti yang lebih rock dengan Pure Saturday yang kental dengan nuansa pop-rock-nya.

Seiring berjalannya waktu, lagu ini terus berkembang. Pada 2022, “Dry” mulai mengadopsi warna pop khas Pure Saturday dengan eksplorasi lebih dalam pada komposisi musik.

Foto: Istimewa

Di lanjut pada tahun 2022 lagu ini menjadi berkembang dengan nuansa pop ala Pure Saturday dengan ciri khas dari suara vokal milik Satria NB di tambah komponen alter ego dari Rekti Yoewono yang penuh emosional.

Sentuhan romantis pop ala 90-an membuat lagu ini terasa lebih nostalgia bagi pendengar lama. Setelah melewati berbagai revisi dan eksplorasi musikal, “Dry” akhirnya memasuki tahap finalisasi pada 2023 dan siap dirilis pada 2024.

Setelah melalui berbagai revisi dan eksplorasi musikal, akhirnya pada tahun 2023, ‘Dry’ memasuki tahap finalisasi sebagai karya yang utuh dan matang hingga tahun 2024.

Foto: Istimewa

Sebelumnya, Pure Saturday dan Rekti Yoewono pernah berkolaborasi di album Grey (2012) dalam lagu “Utopian Dream”. Saat itu, Rekti menjadi vokalis tamu dan memberikan sentuhan yang lebih mendalam dengan nuansa folk-ballad.

Featuring ini pernah terjadi dikala album Grey muncul di tahun 2012, dimana terdapat track yang berjudul ‘Utopian Dream’, dan Rekti berperan sebagai vokalis tamu di lagu yang membawa ke penghayatan yang dalam dengan komposisi musik bernuansa folk-ballad.

Kolaborasi ini bukan hanya soal musikalitas, tapi juga bukti persahabatan panjang antara Pure Saturday dan Rekti. Keduanya saling menghormati dan memiliki chemistry kuat dalam menciptakan lagu.

Foto: Istimewa

Kolaborasi antara Pure Saturday dan Rekti Yoewono bukan sekadar pertemuan, tetapi juga representasi dari perjalanan panjang persahabatan dan saling menghormati di antara mereka. Dalam “Dry”, Pure Saturday tetap mempertahankan ciri khas vokal Satria NB yang dipadukan dengan karakter lirik emosional dari Rekti. Komposisi musik yang kaya harmoni membuat lagu ini terasa lebih dalam.

Rekti dengan kepekaannya dalam penulisan lirik, berhasil menangkap esensi lagu ini, sementara Ade Muir menghadirkan komposisi musik yang kaya emosi dan harmoni, dilanjut dengan esensi yang khas Pure Saturday dari suara milik Satria NB.

Nuansa romantis pop ala 90-an di lagu ini menghadirkan kesan nostalgia, sekaligus memberikan energi baru bagi para pendengar dari berbagai generasi. Dengan mengusung nuansa pop romantis ala tahun 90-an, ‘Dry’ menghadirkan pengalaman nostalgia bagi para pendengar setia Pure Saturday, sekaligus memberikan dimensi baru yang segar.

Share This Article