Kisah Kelam Lady Gaga di Balik Kesuksesan Film A Star Is Born

Yuri Setiawan
2 Min Read
Lady Gaga. Foto: Instagram/@ladygaga

Jakartashowbiz.com – Di balik kesuksesan film A Star Is Born, Lady Gaga menyimpan pengalaman kelam. Bintang pop berusia 39 tahun itu mengaku mengalami gangguan psikotik dan harus menjalani perawatan medis saat proses syuting film tersebut.

Gaga, yang beradu akting dengan Bradley Cooper dalam film musikal-romantis rilisan 2018 tersebut, bercerita kepada Rolling Stone bahwa proses syuting benar-benar menguras fisik dan mentalnya. Sampai-sampai, adiknya pun merasakan ada perubahan besar pada dirinya.

“Ada satu hari ketika adikku berkata, ‘Aku sudah tidak melihat sosok kakakku lagi.’ Saat itu juga aku membatalkan tur,” ungkapnya.

Baca juga: Surat Tulisan Tangan Taylor Swift Bakal Dilelang, Diprediksi Laku Ratusan Juta

Memang, setelah itu, Lady Gaga memutuskan untuk membatalkan tur dunia Joanne setelah syuting selesai. Dia mengenang masa saat dirinya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan psikiatri.

“Aku benar-benar tumbang. Itu sangat menakutkan. Ada masa ketika aku merasa tidak akan bisa pulih. Aku merasa sangat beruntung masih hidup. Mungkin terdengar dramatis, tapi kita semua tahu bagaimana ini bisa berakhir,” katanya.

Kini, Gaga menyebut dirinya sebagai sosok yang jauh lebih sehat berkat dukungan tunangannya, Michael Polansky. Hubungan yang dimulai pada 2020 itu ternyata menjadi titik balik dalam hidupnya.

“Dicintai oleh seseorang yang melihat diriku apa adanya membuat perubahan besar,” ujarnya.

Lady Gaga
Lady Gaga. Foto: Instagram/@ladygaga

Gaga nggak menutupi bahwa ketenaran yang datang begitu cepat sangat sulit dihadapi. Sebagian besar kariernya hanya dihabiskan sebagai satu-satunya perempuan di ruang kerja. Kehadiran Michael, kata Gaga, menawarkan ruang aman yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.

“Di ruangan mana pun, dia selalu mengangkatku begitu tinggi. Menjadi satu-satunya perempuan sejak remaja membuat segalanya sulit. Karena itu aku mencintainya begitu dalam, dia menempatkanku di ruang yang sakral,” ujarnya.

Michael Polansky berhasil menjadi support system terbaik bagi Lady Gaga. Michael juga terlibat dalam pembuatan album terbaru Gaga, Mayhem.

“Dia terlibat dalam semua yang kulakukan, begitu pula aku dalam apa yang dia lakukan. Sebagai perempuan di industri musik dan bisnis, aku sangat menghormati laki-laki yang benar-benar mendukung perempuan,” kata Gaga.

Share This Article