Jakartashowbiz.com – Di era sekarang, penggunaan perangkat kecerdasan buatan sudah lumrah dilakukan oleh banyak orang. Bahkan, Kim Kardashian pun sampai punya kisah unik dengan teknologi kecerdasan buatan, ChatGPT.
Kim mengungkap pengalamannya menggunakan chatbot AI itu saat belajar soal hukum. Bahkan dia juga meminta ChatGPT untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan hukum. Itu diungkap Kim Kardashian dalam wawancara Lie Detector Test bersama Teyana Taylor untuk Vanity Fair, sebagaimana dikutip The Hollywood Reporter.
“Saya menggunakannya untuk mendapat nasihat hukum,” kata selebritas sekaligus pengusaha Amerika Serikat itu.
Baca juga: Hailey Bieber Bicara soal Jadi Ibu dan Menyeimbangkan Hidup di Bawah Sorotan
Kim menjelaskan, ketika dia ingin mengetahui jawaban atas suatu pertanyaan, dia akan mengambil gambar dan menaruhnya di sana. Namun, pengalaman Kim dengan ChatGPT ternyata jauh dari kata mulus. Ia mengaku bahwa ChatGPT kerap memberikan jawaban yang tidak tepat.
“Jawabannya selalu salah. Membuat saya gagal dalam tes,” kata Kim.
“Mereka harusnya bisa lebih baik, karena saya mengandalkan mereka untuk membantu saya, tapi dia malah menyampaikan pelajaran hidup dan kemudian menjadi terapis saya, memberi tahu saya bahwa saya harus percaya pada diri sendiri setelah memberikan jawaban yang salah,” sambungnya kemudian.
Kim Kardashian sendiri pernah belajar hukum selama enam tahun lewat program magang di California. Selain itu, dia juga berperan sebagai pengacara dalam serial drama hukum terbaru berjudul All’s Fair. Serial ini bercerita tentang firma hukum yang menangani kasus-kasus perceraian.