Eva Under Fire Bahas Luka Batin di Lagu Baru, Murder Scene

Yuri Setiawan
2 Min Read

Jakartashowbiz.com – Band rock asal Detroit, Amerika Serikat, Eva Under Fire merilis single berjudul Murder Scene, belum lama ini melalui Better Noise Music. Lagu ini menjadi teriakan perlawanan yang emosional dan jujur, mengubah luka menjadi sebuah kekuatan diri bagi siapapun yang pernah dikhianati.
 
Dibalut dengan sound yang keras serta lirik yang tajam, Murder Scene membahas isu sensitif seperti gangguan makan, body dysmorphia, kecemasan, dan tekanan mental yang muncul ketika sorotan publik berubah menjadi penghakiman. Lagu ini terasa brutal sekaligus rapuh, sebuah potret yang nyata tentang pertarungan batin.

“Murder Scene mengeksplorasi gangguan makan, citra tubuh, keraguan diri dan bagaimana mimpi bisa berubah menjadi mimpi buruk ketika orang-orang yang dulu mendukungmu justru mulai mengritikmu,” kata sang vokalis Amanda Lyberg.

Baca juga: Bad Wolves Kolaborasi dengan The Rasmus Hadirkan Versi Baru Lagu Say It Again

Lagu ini sekaligus jadi kelanjutan dari lagu Awakening (2025) dan menandai era baru Eva Under Fire yang semakin terbuka dan konfrontatif. Dengan latar belakang Amanda sebagai terapis berlisensi, band ini secara konsisten membuka ruang dialog tentang kesehatan mental melalui musik mereka. 

”Kecemasan adalah pembohong di kepalaku. Ia bilang aku tidak pantas berada disini. Aku melawannya, tapi suaranya semakin keras dan rasanya seperti ingin membunuhku” beber Amanda.

Eva Under Fire
Eva Under Fire. Foto: Istimewa

Untuk mendukung perilisan Murder Scene, Eva Under Fire akan menjalani tur Amerika Serikat bersama Jeris Johnson dan Butcher Babies, mengajak para pendengar untuk bernyanyi bersama dalam solidaritas dan kekuatan.

Share This Article