Cinta Tinggal di Amerika, Uya Kuya Menangis dan Pantau Lewat CCTV

Tak Berkategori

 

Jakartashowbiz.com – Anak pertama dari pasangan Uya Kuya dan Astrid, Cinta Rahmania Putri Khairunnisha atau lebih dikenal Cinta Kuya tengah berada di Amerika Serikat untuk melanjutkan pendidikannya. Sudah empat bulan Cinta jauh dari ayah dan ibunya.

Baca Juga: Gandeng Keluarga “Dai Jutaan Umat”, 13 Nadi Entertainment Luncurkan Channel Youtube Resmi KH Zainuddin MZ

Baca Juga: Kolaborasi J-Rocks dan Aqeela Calista Lewat Single “Rindu Lalu”

“Cinta udah empat bulan di sana, kita tinggal di sana, dia hidup sendiri, sendirian,” kata Uya Kuya di studio BSC Cawang, Jakarta Timur, Senin (24/10/2022).

Sebagai orangtua, sebenarnya Uya Kuya merasa berat melepas Cinta Kuya menjalani hidup di Amerika Serikat. Tetapi, ini harus dijalani oleh Cinta untuk mengejar cita-citanya.

“Berat lah cuma emang harus dibiasakan, dan kita sudah sempet latihan kan, waktu bulan puasa kemaren kita ke Amerika berdua, ngurus rumahnya cinta, tanpa anak anak. Pertama kali kita pergi ke luar kota atau negeri tanpa anak anak pas bulan puasa kemaren. Itu latihan membiasakan diri,” kata Uya Kuya.

Baik Uya Kuya dan Astrid tidak terlalu khawatir dengan Cinta yang saat ini berada di Amerika. Pasalnya, Cinta tinggal di rumah yang kebetulan dekat dengan saudaranya. Tak cuma itu, Uya Kuya juga selalu memantau sang anak melalui CCTV yang sudah terpasang di setiap sudut rumah Cinta.

“Banyak saudara juga di sana, jadi dia enggak takut, sekitar rumah Cinta beberapa blok ada saudara. Jadi takut tinggal telepon,” kata Astrid.

“Tinggal Pantau CCTV,” sambung Uya Kuya.

“Depan, belakang, ruang tamu,” timpal Astrid.

“Waktu di luar rumah sih gak komplain, pas kita taro di living room sama dapur, dia komplain tapi kan enggak di kamar. Cuma pengen tau aja, dan CCTV kita kan bisa dua arah. Jadi di sana bisa ngobrol, di sini bisa ngobrol jadi bisa kedengaran ke kita,” kata Uya lagi.

Uya begitu berat untuk meninggalkan putrinya di Amerika Serikat. Saking beratnya, Uya menangis ketika usai mengantarkan Cinta ke negeri Paman Sam tersebut.

“Aku masuk pesawat enggak nangis. Dia (Uya) sampe pulang ke rumah liat kamar anak, nangis lagi,” kata Astrid.

“Nangis settingan ya,” timpal Uya, sambil tertawa.

Uya Kuya termasuk orangtua yang begitu dekat dengan anak-anaknya. Saking dekatnya, Uya dan Astrid selalu ajak kedua anaknya, Cinta dan Nino ketika bepergian. Baik ke luar kota maupun ke luar negeri. Agar selalu dekat dengan Cinta, Uya dan istrinya selalu berkomunikasi dengan sang anak setiap waktu.

“Dia (Uya) bangun tidur telpon anaknya, setiap hari chat anaknya, pokoknya dalam satu hari bisa 15 kali telpon,” tutup Astrid.