Jakartashowbiz.com – Kabar gembira buat kalian, anak Jaksel! Spot ngopi yang sempat hilang kini telah kembali dan siap menjadi tempat nongkrong andalan. BUNTU Coffee, Kitchen & Space di Tebet akhirnya resmi dibuka kembali, dan acara grand opening-nya pun sukses diramaikan oleh musisi sekelas Piyu Padi dan Badai pada Selasa (30/09/2025).
Bagi yang belum kenal, BUNTU Coffee bukan sekadar kedai kopi biasa. Dengan konsep barunya, tempat ini sekarang jauh lebih luas dengan suasana yang super nyaman. Tempat ini sangat cocok untuk kalian yang butuh tempat untuk WFC (Work From Cafe), mengerjakan tugas, atau sekadar bersantai bersama teman-teman.
Baca Juga: Film Janur Ireng Tayang di Libur Nataru, Bakal Box Office?
Pemilik BUNTU Coffee, yang akrab disapa Bubu Vicky, mengungkapkan keinginannya agar tempat ini bisa menjadi safe space bagi para pengunjungnya. Ini bukan hanya tentang menjual kopi, tetapi juga tentang menciptakan suasana yang hangat dan nyaman.

“BUNTU bukan hanya tempat ngopi, tapi ruang kebersamaan. Kami ingin pengunjung merasa pulang ke rumah kedua—tempat di mana kopi, makanan, dan suasana hangat bertemu,” ujar Bubu Vicky.
Kehadiran Piyu Padi dalam acara pembukaan ini ternyata bukan hanya sebagai pengisi acara. Gitaris legendaris tersebut justru melihat potensi besar BUNTU lebih dari sekadar tempat ngopi. Menurutnya, tempat ini sangat berpotensi menjadi pusat baru bagi anak-anak kreatif.
“Iya, jadi kalau Kopi Buntu tuh kan jadi, tentunya jadi sebuah brand ya. Jadi brand dan tentunya kalau brand itu pasti akan identik sama UKM kreatif,” ungkap Piyu.
Ia juga menambahkan bahwa dari tempat nongkrong yang asyik seperti ini, sering kali muncul ide-ide dan karya-karya hebat yang tak terduga.
“Baik dari apa namanya, coffee shop-nya, restorannya, maupun nanti akan memunculkan, eh, apa namanya, karya-karya kreatif dari orang-orang yang ada di sini,” ucapnya.

Dan yang terpenting, BUNTU Coffee sangat memahami kondisi kantong Gen Z. Mereka menawarkan menu andalan yang ramah di kantong dan pilihan kopi yang unik, salah satunya adalah teknik manual brew yang masih jarang ditemui di kawasan Tebet.
“Best-nya itu kita itu untuk anak-anak Gen Z ya terutama, dengan budget yang lebih low, kita ada house blend-nya di Kopi Imaji Gula Aren. Lalu, untuk base-nya itu di Tebet itu masih sangat jarang manual brew. Di Buntu ini kita menyediakan manual brew,” jelas Vicky.