Jakartashowbiz.com – Musisi Niall Horan mengenang perasaan yang sempat menghantuinya setelah kepergian salah sagu sahabatnya, Liam Payne. Dia pun menggambarkannya di sebuah lagu berjudul End Of An Era yang ada di album terbarunya, Dinner Party yang bakal rilis pada Juni mendatang.
Hal ini diungkap oleh Niall Horan melalui wawancara terbaru dengan majalah GQ. Dia menceritakan kenangan bersama Liam Payne, dan mengaku sempat bertemu di Argentina beberapa hari sebelum pria 31 tahun itu meninggal dunia di Buenos Aires, Argentina, pada tahun 2024.
Baca juga: Harry Styles Akhirnya Bicara Soal Kematian Sahabatnya, Liam Payne
Dalam ceritanya, Niall Horan kala itu tengah menjalani tur konser di Amerika Selatan, sementara Payne sedang memperbarui visa Amerika Serikat di sana. Mereka pun menjadwalkan pertemuan singkat. Di pertemuan tersebut, Liam tampak sehat dan bugar, sampai akhirnya dilaporkan tewas setelah terjatuh dari lantai tiga sebuah hotel pada 16 Oktober 2024.
“Seseorang yang masih begitu muda, kamu nggak bakal nyangka kalau dia udah meninggal, apalagi orang yang baru aja kamu temui. Perasaanku berganti-ganti dari kaget, sedih, sampai marah,” ucapnya.

Lebih lanjut, Niall Horan juga mengingat bahwa dia memiliki banyak foto dan video bersama. Dia lantas mengenang masa-masa saat mereka berbagi kamar sebelum didapuk sebagai bagian dari One Direction secara resmi.
“Ada kenangan yang cuman kami berdua benar-benar paham, karena kamu punya tim dan selalu dikelilingi orang-orang, tapi kami selalu bilang kalau cuman kami yang punya pengalaman itu, nggak ada orang lain yang punya,” bebernya.
Niall Horan juga mengatakan bahwa setelah pemakaman Payne, dia sempat ‘mengasingkan diri’ untuk berduka. Dan perasaan di masa menyendiri itu yang kemudian dituangkan dalam sebuah lagu End Of An Era, yang menjadi trek penutup dalam album terbaru Horan, Dinner Party, yang akan dirilis pada 5 Juni nanti.