Cara Delevingne Batasi Penggunaan Sosial Media untuk Jaga Kondisi Mental

Yuri Setiawan
2 Min Read

Jakartashowbiz.com – Aktris asal Inggris, Cara Delevingne bicara soal keputusannya mengurangi penggunaan media sosial. Perempuan 33 itu bahkan mengkritik algoritma di platform media sosial populer seperti Instagram dan TikTok yang menurutnya tidak dirancang untuk membuat penggunanya merasa lebih baik.

Cara Delevingne mengungkap alasan di balik keputusannya mengurangi kebiasaan bermain media sosial, dampaknya, serta hal-hal yang kini menjadi fokus utamanya. Hal itu disampaikan Cara Delevingne dalam perbincangan menjelang Hari Perempuan Internasional.

Baca juga: Rosé BLACKPINK Jadi Artis K-Pop Pertama yang Menang di BRIT Award

Cara Delevingne pertama kali terlibat dalam program Women of Worth beberapa tahun lalu. Kini, sebagai duta, dia aktif mendukung perempuan. Saat ini, Cara menaruh perhatian besar pada isu kesehatan mental dan tantangan yang dihadapi komunitas marjinal.

“Kita semua bercanda seperti, ‘dunia sedang terbakar’. Tapi jujur saja, situasinya memang berat, kesehatan mental itu penting. Kalau kita tidak menjaga diri sendiri, akan sulit membantu orang lain,” kara Cara Delevingne.

Cara Delevingne
Cara Delevingne. Foto: Instagram/@caradelevingne

Dari situ, Cara Delevingne kemudian mengungkap posisi krusial media sosial. Cara mengaku belum menghapus Instagram, tetapi sudah mulai sadar betapa mudahnya seseorang larut dalam algoritma tanpa disadari.

“Algoritma itu memang tidak dibuat untuk hal-hal yang baik. Kadang terasa menakutkan bagaimana ia bisa menarik kita masuk,” bebernya.

Baca juga: Zendaya Dikabarkan Sudah Menikah dengan Tom Holland

Maka dari itu, Cara Depevingne melakukan pembersihan di sosial media dengan hanya mengikuti akun-akun yang dianggap memberi dampak positif. Menurutnya, hal itu turut menumbuhkan semangat untuk ikut memperjuangkan hak-hak perempuan.

“Ada satu akun yang hanya memposting cerita-cerita positif tentang perempuan, dan itu selalu mengangkat semangat saya. Karena jujur saja, saat dunia terasa makin gelap, hak-hak perempuan mundur, dan komunitas kulit berwarna serta queer diserang, kita harus melawan. Kalau saya hanya duduk dan takut, tidak akan ada yang berubah,” jelasnya.

Selain itu, Cara Delevingne memilih membuka berbagai platform donasi atau semacamnya ketika merasa sedang memiliki masalah yang rumit. Baginya, hal itu terasa jauh lebih bermakna dibanding sekadar bermain sosial media tanpa tujuan yang jelas.

Share This Article