Jakartashowbiz.com – Bintang Hollywood, Chris Hemsworth mengungkap perubahan besar dalam cara pandangnya terhadap hidup. Pemeran Thor dalam Marvel Cinematic Universe (MCU) mengaku lebih menghargai setiap momen setelah sang ayah, Craig Hemsworth, didiagnosis mengidap penyakit Alzheimer.
Chris Hemsworth dalam wawancara terbarunya bersama The Guardian, yang dikutip People mengungkap bahwa kondisi sang ayah membuatnya semakin menyadari betapa singkatnya waktu. Hal itu yang kemudian membuat referensinya terhadap karier ikut pula berubah.
“Keinginan saya untuk terus berlari maju kini benar-benar tertahan. Diagnosis ayah membuat saya lebih sadar betapa rapuhnya segalanya. Saya mulai berpikir, ‘Ayah tidak akan ada di sini selamanya’,” ujar Chris Hemsworth.
Baca juga: Tak Cukup dengan Paramore dan Proyek Solo, Hayley Williams Hadirkan Power Snatch
Chris Hemsworth juga mengaku semakin merasakan cepatnya waktu berlalu ketika menyadari ketiga anaknya kini mulai beranjak besar. Dia masih teringat ketika anak-anaknya masih berebut tidur bersamanya dan sang istri, Elsa Pataky, yang kini sudah mulai jarang terjadi.

Soal kariernya di Hollywood, Chris Hemsworth punya definisi baru soal arti kesuksesan. Dia mengakui kalau dulu tolak ukur keberhasilan sering kali dilekatkan pada pencapaian karier, mulai dari membintangi proyek film besar, hingga peluang meraih penghargaan di ajang bergengsi untuk industri film.
“Saya dulu berpikir mungkin jika dinominasikan untuk sesuatu, saya akan merasa lebih baik. Atau jika memiliki film terbesar sepanjang masa, atau meluncurkan waralaba baru, maka saya akan merasa terpenuhi. Itu absurd. Harga diri saya tidak lagi bertumpu pada hal-hal luar itu, meski saya masih harus sering mengingatkan diri sendiri,” ujar Chris Hemsworth.
Baca juga: Zayn Malik Tancapkan Eksistensi Sebagai Solois dengan Perilisan Album Kelima, Konnakol
Kini, Chris Hemsworth mengaku lebih selektif dalam memilih proyek akting. Bukan lagi soal mengejar prestasi di bidang keaktoran, dia ingin lebih memprioritaskan waktu bersama orang-orang terdekat, atau terlibat dalam karya yang benar-benar bermakna, termasuk bekerja dengan sosok yang dia hormati dan kagumi.
Belum lama ini, Chris Hemsworth merilis sebuah dokumenter berjudul Chris Hemsworth: A Roadtrip to Remember yang tayang di National Geographic pada November 2025. Dokumenter tersebut merekam perjalanan pribadinya bersama sang ayah dalam menjalani terapi untuk memperlambat perkembangan Alzheimer.
“Dokumenter itu adalah surat cinta untuk ayah saya. Banyak orang berpura-pura bahwa (Alzheimer) tidak pernah terjadi karena mereka merasa tidak nyaman. Jadi, Anda menderita dalam diam,” tutup Chris Hemsworth.