Konser 7 Jam Nonstop, J Balvin Nyaris Meninggal di Atas Panggung

Yuri Setiawan
3 Min Read
J Balvin. Foto: Instagram/@jbalvin

Jakartashowbiz – Penyanyi kenamaan asal Kolombia, J Balvin, membagikan pengalaman horor yang nyaris merenggut nyawanya saat menghibur penggemarnya di atas panggung. Menggelar konser maraton di kampung halamannya, Medellín, dia nekat manggung selama tujuh jam nonstop sampai hampir mengalami serangan jantung yang bisa berakibat fatal.

Dikutip dari NME, Balvin mengaku hampir mengalami serangan jantung akibat kelelahan luar biasa setelah membawakan hampir 80 lagu dalam sekitar 7 jam penampilannya. Balvin menjelaskan bahwa motivasinya melakukan aksi ekstrem itu murni demi memuaskan ribuan penggemar yang hadir, meskipun harus membayar mahal dengan kesehatan fisiknya sendiri.

“Biasanya, kita melewati momen sebagai artis di mana Anda ingin melakukan konser demi ego, tetapi dalam kasus ini, saya fokus untuk memberikan pertunjukan kepada orang-orang,” katanya.

Baca juga: BTS Spill Soal Album Baru, Sebut 2026 Bakal Jadi Tahun yang ‘Krusial’

Dalam ceritanya, Balvin menjelaskan jika ketegangan mulai memuncak di tengah pertunjukan ketika merasakan fungsi tubuhnya menurun drastis. Di hadapan ribuan penonton, pandangannya mendadak gelap. Dia kemudian mencoba berkomunikasi dengan kru karena situasi sudah sangat gawat.

“Anda berada di tengah panggung 360, dan saya hanya melihat semuanya hitam, dan saya berbicara melalui interkom. Orang-orang di luar tidak bisa mendengar Anda, tetapi tim kerja Anda bisa mendengar Anda. Jadi saya seperti, ‘Hei, saya pusing. Saya tidak bisa melihat. Saya pucat’,” bebernya.

J Balvin
J Balvin. Foto: Instagram/@jbalvin

Situasi makin mencekam karena tubuhnya tiba-tiba kaku dan tidak bisa digerakkan sama sekali saat sedang bernyanyi. Kepanikan juga melanda tim medis, saat J Balvin menepi untuk memberi kesempatan musisi Yandel muncul untuk mengambil alih sesi panggung sementara.

“Ada saat di mana, ketika saya sedang bernyanyi, saya meletakkan tangan saya di wajah. Saya benar-benar membeku,” bebernya.

“Jadi, ketika Yandel naik ke panggung, saya turun. Dokter memeriksa denyut nadi saya, 190 denyut per menit. Maksud saya, saya berada di ambang serangan jantung,” sambung Balvin kemudian.

J Balvin
J Balvin. Foto: Instagram/@jbalvin

Uniknya, untuk memulihkan kondisinya secara instan agar bisa kembali naik panggung, Balvin mengaku sampai harus mengonsumsi enam hidangan penutup beku. Meski tak sampai menyebabkan kondisi yang lebih fatal, tapi Balvin mengaku trauma dan kejadian itu masih membekas kuat di ingatannya hingga sekarang.

Share This Article