Jakartashowbiz.com – Unit emo itrustyourlies, baru aja ngerilis single dengan judul super panjang ala band emo era 2000-an: The Screen Asked If I’m Still Watching (But, It’s My Tears That Hit ‘Yes’). Alih-alih ikut tren musik modern, mereka justru sengaja ngasih nuansa emo/alternative rock yang dulu nemenin masa-masa galau anak SMA.
Buat generasi milenial atau gen Z yang lahir di era ’90-an, pasti relate banget sama vibe ini. Dulu playlist kalian nggak bakal jauh dari My Chemical Romance, Alesana, atau bahkan Killing Me Inside yang jadi temen pas lagi belajar, nongkrong, atau sekadar bengong di kamar.

Hal itu juga yang ngebuat Redy Mahendra (gitar), Raga Maharasta (bass, vokal), Vito Sanders (vokal), Rafliano (drum), dan Irvan Sandy (gitar) ngebentuk itrustyourlies. Mereka pengen keluar dari musik modern yang katanya udah terlalu “template” dan kurang greget.
Lagu ini sebenernya udah ditulis Redy dari beberapa tahun lalu. Temanya simpel tapi dalem, masih seputar kisah patah hati.
“Intinya sih ini cerita putus cinta gue aja, personal memang. Jadi, ceritanya gue putus, tapi gue berusaha mempertahankan hubungan. Cuma emang semuanya udah kayak cermin yang jatuh aja gitu, serpihannya gak bakal bisa disatuin lagi,” kata Redy.

Proses penulisan liriknya juga cukup organik. Vito dan Raga cuma nambahin notasi biar feel lagunya makin “emo” tanpa ngubah isi cerita.
“Judul sengaja panjang, karena dulu emang banyak banget band emo atau post-hardcore MySpace yang punya lagu judulnya panjang-panjang, kayak Chiodos atau bahkan Killing Me Inside,” jelas Vito.
Soal musik, mereka nggak mau ribet pake autotune atau editan digital berlebihan. Semua direkam raw biar berasa otentik kayak rekaman tahun 2007.
Buat video klipnya, mereka kerja bareng Pelatar dan Wolvnest Studio. Hamdy Bahasuan pegang kamera, sementara Rafliano yang juga drummer ikut turun tangan jadi editor.
Estetikanya juga bener-bener nostalgia: visual sengaja dibikin buram, kotak ala TV tabung, biar vibes MySpace dan Friendster makin kerasa.
Dengan single ini, itrustyourlies pengen buktiin kalau emo/alt-rock masih punya tempat di hati pendengarnya. Mereka ngajak kalian flashback ke masa nyari band baru lewat MySpace atau nge-add temen pake nama samaran di Friendster.
Sekarang lagunya udah bisa kalian dengerin di Spotify, Apple Music, dan platform streaming lainnya. Versi video klipnya juga udah tayang di YouTube buat kalian yang kangen sama nuansa emo era 2000-an.