22 Tahun Berkarya, Astrid Comeback Bawa Vibes Retro di Mini Album Masih di Sini

Yuri Setiawan
3 Min Read
Astrid. Foto: Istimewa

Jakartashowbiz.com – Generasi 2000-an pasti sudah tidak asing lagi dengan suara khas dari penyanyi Astrid. Setelah cukup lama menghilang, pemilik nama lengkap Astrid Sartiasari ini akhirnya kembali menyapa para penikmat musik Tanah Air dengan karya terbarunya yang super fresh. Astrid resmi meluncurkan mini album bertajuk Masih di Sini.

Album ini menjadi bukti konsistensinya selama 22 tahun berkarya di industri musik. Bukan cuma sekadar pelengkap diskografi, karya terbarunya ini adalah aebuah pernyataan personal tentang pendewasaan diri dan eksplorasi musikalnya yang makin matang.

Baca juga: Elsa Japasal Rilis Buku Karangan, Representasikan Kisah Cinta Gen Z

Total ada lima materi lagu yang disuguhkan Astrid dalam mini album ini. Astrid pun membeberkan alasan mendalam di balik pemilihan judul albumnya.

“Tahu nggak kenapa judulnya Masih di Sini? Karena sejak 2003 sampai detik ini saya nggak ke mana-mana, masih terus bernyanyi, terus menghibur, terus berkarya dan saya masih terus di sini,” ujar Astrid di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Astrid
Astrid. Foto: Istimewa

Secara musikalitas, album Masih di Sini menawarkan sesuatu yang beda dan catchy banget, yaitu genre pop dengan sentuhan nuansa retro 80-an. Astrid mengaku sangat excited karena bisa terjun langsung dalam proses kreatif penggarapan album ini, mulai dari konsep hingga eksekusi akhirnya.

“Saya juga terlibat penuh dalam pembuatannya dan senang dengan hasilnya,” tuturnya.

Setiap materi dalam album ini disampaikan dengan jujur dan membawa pesan positif. Untuk memastikan kualitasnya, Astrid menggandeng Adrian Martadinata sebagai produser. Adrian sendiri merasa konsep album ini sangat natural dan tidak dibuat-buat, sesuai dengan karakter Astrid yang sekarang.

“Memang kebetulan konsep mini album ini positif sekali liriknya dan banyak kisah nyata. Saya berpikir untuk compose nggak mau dibuat-buat. Ingin menampilkan Astrid yang sekarang, dan lewat album ini saya merasa Astrid layak untuk kembali jadi ā€˜Ratu Cahaya’,” jelas Adrian.

Astrid
Astrid. Foto: Istimewa

Bersamaan dengan peluncuran album, Astrid juga menggelar showcase intimate untuk para penggemar setianya. Panggung tersebut tak hanya jadi ajang pamer lagu baru, tapi juga momen nostalgia mengenang perjalanan kariernya yang ikonik, termasuk saat ia dijuluki pemilik vokal unik di awal kemunculannya.

“Sekitar tahun 2000 awal saya ditemukan Pak Jan Djuhana, mungkin karena keanehan vokal saya, hahaha. Singkat cerita drilis lah ā€˜Ratu Cahaya’ sebagai single pertama saya dan jadi original soundtrack film Tusuk Jelangkung. Itulah awal mula dark era,” kenang Astrid.

Share This Article