Societeit de Harmonie Ajak Pendengar Banyak Bersyukur dengan Lagu Syakara

Yuri Setiawan
3 Min Read
Societeit de Harmonie dan Natasya Elvira hadirkan lagu berjudul Syakara. Foto: Istimewa

Jakartashowbiz.com – Grup jazz, Societeit de Harmonie memperkenalkan single terbaru berjudul Syakara. Lewat lagu ini, mereka mengajak pendengarnya untuk berhenti sejenak dari keluhan, kecemasan, dan tuntutan hidup modern, lalu kembali pada satu hal mendasar, yakni rasa syukur.

Dirilis menjelang bulan Ramadan, lagu Syakara yang menjadi single pertama Societeit de Harmonie di tahun 2026 menandai fase baru perjalanan band setelah dua tahun berkarya. Bagi mereka, perilisan Syakara jadi momen pengingat untuk memulai tahun dengan kesadaran akan hal-hal baik yang sudah dan masih dimiliki.

Baca juga: Sudah Buka Hati, Ariel NOAH Akui Susah Cari Pasangan Hidup
 
Secara lirik, Syakara berbicara tentang kecenderungan manusia untuk terjebak dalam fantasi, harapan, dan penyesalan, serta memikirkan masa depan yang belum terjadi atau masa lalu yang tak bisa diubah. Meskipun hidup sering kali terasa berat, cara kita meresponsnya tetap bisa dipilih, dan bersyukur, sekecil apa pun alasannya, menjadi titik awal untuk melihat hidup dengan lebih jernih.  

Secara musikal, lagu Syakara terasa ringan namun berlapis. Aransemen yang digarap Dave Rimba merepresentasikan kompleksitas pikiran manusia yang kerap kalut. Namun, kekalutan ini justru hadir dengan nuansa hangat dan gembira, sebuah kontras yang disengaja untuk menegaskan bahwa refleksi dan penerimaan tidak selalu harus dibalut kesedihan.

Societeit de Harmonie x Natasya Elvira
Societeit de Harmonie dan Natasya Elvira hadirkan lagu Syakara. Foto: Istimewa

Selain itu, kolaborasi mereka dengan Natasya Elvira menjadi elemen penting dalam lagu ini. Selain sebagai vokalis, Natasya juga bertindak sebagai penulis lagu dan project manager yang terlibat sejak tahap paling awal penggarapan lagunya.

Baca juga: Isyana Sarasvati Hadir dalam Karya Kolaboratif Bareng Talent Rednose di Lagu Tunggu Aku

Vokal vintage-nya memperkuat karakter kontemplatif lagu ini, yang membuat Syakara bukan single religi, melainkan lagu reflektif yang inklusif untuk didengarkan dalam keseharian saat melakukan rutinitas. Dengan nada yang cerah dan lirik yang lugas, Syakara mengajak pendengarnya untuk melepaskan keresahan melalui nyanyian.
 
Lagu Syakara juga akan menjadi bagian dari EP Ulangan yang dijadwalkan rilis dua bulan setelahnya. Melalui lagu ini, Societeit de Harmonie menyampaikan doa agar pendengarnya terbebas dari pikiran-pikiran negatif yang membebani hari-hari, dan bisa menjalani hidup dengan lebih ringan karena rasa syukur.

Share This Article