Jakartashowbiz.com – Yuki Kato harus membayar mahal totalitasnya dalam berakting. Bermaksud profesional mendalami peran, kelainan tulang belakang atau skoliosis yang dialami Yuki Kato sampai harus kambuh. Parahnya, dia sempat tak sadar kalau itu kejadian.
Itu terjadi pas Yuki Kato harus mendalami karakternya sebagai Maya, seorang gadis ceroboh di project series berjudul Still Single. Bahkan, saking totalnya peranin Maya, Yuki Kato baru sadar kalau skoliosisnya bermasalah lagi pas ada jeda syuting beberapa hari.
“Kebetulan banget skoliosis gue kambuh, jadi dimarahin gue sama instruktur gue. Nambah, boo, sumpah,” kata Yuki Kato.
“Pas break syuting, aku ngerasa badan pegel banget. Eh pas pilates, instruktur aku bilang, ‘Ya ampun, kamu habis ngapain, Ki?’ ternyata postur badan aku udah eror lagi gara-gara cara jalan si Maya,” sambung Yuki Kato kemudian.
Baca juga: Adipati Dolken & Mawar de Jongh Jadi Partner Kerja Gemas di Film What’s Up with Secretary Kim?
Yuki jelasin kalau kondisi itu dipicu sama gestur tubuh karakter Maya yang diperanin. Maya digambarkan sebagai sosok gadis ceroboh yang sering banget punya gestur tubuh membungkuk atau slouching. Kebiasaan itu yang tanpa sadar kebawa ke postur tubuh Yuki.
“Kayaknya karena postur tubuhnya Maya deh. Si Maya kan emang slouching aja kan, gitu. Nah, ternyata itu berefek juga sama postur tubuh aku,” jelas Yuki Kato.

Dalam serial Still Single, Yuki Kato berperan sebagai Maya, seorang manajer toko perhiasan yang hidupnya super bergantung sama ramalan zodiak. Karakter ini juga lagi menghadapi tekanan besar dari keluarga buat segera nikah.
Konfliknya makin dalem pas ayah Maya didiagnosis Alzheimer. Sang ayah punya satu keinginan terakhir, yaitu ngelihat putrinya menikah sebelum ingatannya bener-bener hilang. Selain Yuki Kato, serial ini juga dibintangi sama Mathias Muchus, Nadine Alexandra, Samo Rafael, Kenny Austin, Yoshi Sudarso, Tora Sudiro, Ibrahim Risyad, dan Morgan Oey.