Sabaton Rilis Album Legends, Terinspirasi dari Tokoh Legendaris Dunia

Yuri Setiawan
3 Min Read
Sabaton. Foto: Istimewa

Jakartashowbiz.com – Unit power metal raksasa asal Swedia, Sabaton kembali menggebrak industri musik dunia. Band yang dikenal dengan tema-tema sejarah militernya ini secara resmi merilis album studio ke-11 mereka yang bertajuk Legends melalui label baru mereka, Better Noise Music.

Tidak tanggung-tanggung, album ini memuat 11 lagu baru yang masing-masing materinya terinspirasi dari deretan tokoh legendaris dunia. Mulai dari strategi perang Napoleon Bonaparte, keberanian Joan of Arc, kegaharan Genghis Khan, kepemimpinan Julius Caesar, hingga ketajaman pedang samurai Miyamoto Musashi, semuanya dirangkum dalam satu paket album yang epik.

Sebagai menu utama dalam album ini, Sabaton menjagokan single terbaru mereka yang berjudul I, Emperor. Lagu ini secara spesifik mengangkat kisah hidup Napoleon Bonaparte yang penuh drama.

Baca juga: Bend Of The Rivers Rilis Hidup dan Cinta, Lagu Curhatan Suami untuk Istri yang Sakit Keras

Lewat lagu tersebut, diajak menyelami narasi tentang kebangkitan sang jenderal Perancis, mulai dari perjuangannya sebagai rakyat biasa hingga berhasil menduduki tahta sebagai kaisar. Lagu ini menggambarkan sisi ambisius sekaligus sisi tragis dari sosok Napoleon yang sangat ikonik tersebut.

“Kisah Napoleon itu epik! Penuh keberanian dan strategi. Fans kami sudah lama minta lagu tentang dia, jadi kami penuhi janji itu,” ujar sang Frontman, Joakim BrodĂ©n.

Senada dengan Joakim, basis Pär Sundström juga meyakini bahwa lagu ini akan memberikan dampak yang besar bagi para pendengarnya.

“Lagu ini punya energi anthemik yang kuat dan mudah diingat. Kami yakin sekali ini akan jadi favorit para fans saat dibawakan di konser,” tuturnya.

Artwork album Legends dari Sabaton
Artwork album Legends dari Sabaton. Foto: Istimewa

Selain trek andalan I, Emperor, yang menjadi sorotan utama, album Legends juga menyuguhkan deretan lagu lain yang sudah dirilis lebih dulu. Ada trek bertenaga seperti Templars, Hordes of Khan yang garang, The Duelist, serta Lightning at the Gates. Tidak hanya itu, ada kejutan spesial berupa kolaborasi keren bersama Nothing More di lagu Crossing The Rubicon.

Kehadiran album ini seolah menegaskan evolusi Sabaton dalam penggarapan musik dan narasi sejarah yang terasa semakin matang dari waktu ke waktu. Mereka sukses menggabungkan kekuatan gitar yang distorsif, harmoni vokal yang megah, serta kemampuan storytelling epik yang sudah menjadi ciri khas Sabaton selama ini.

Buat kalian yang sudah tidak sabar untuk mendengarkannya, album Legends kini telah tersedia di seluruh platform musik digital. Bagi para kolektor fisik, album ini juga dirilis dalam berbagai format, termasuk CD, vinyl eksklusif, dan boxset edisi terbatas.

Share This Article