Nusantara Beat Rilis Album Perdana, Hadirkan 11 Lagu Soal Budaya Indonesia

Yuri Setiawan
4 Min Read
Nusantara Beat. Foto: Istimewa

Jakartashowbiz.com – Grup musik berbasis di Amsterdam, Nusantara Beat, akhirnya merilis album penuh perdananya pada tanggal 14 November 2025. Album yang bertitel sama dengan nama mereka itu dilepas secara serentak di seluruh dunia dalam format digital dan juga piringan hitam long play.

Album penuh perdana Nusantara Beat ini memperluas visi musik yang sudah mereka bangun. Koleksi sebelas lagu orisinal ini adalah perjalanan mendalam ke akar budaya Indonesia yang kaya. Nama Nusantara sendiri punya makna penting banget bagi seluruh personel Nusantara Beat.

“Nusantara berarti seluruh kepulauan Indonesia. Sebuah kata kuno yang berasal dari masa ketika para Raja berusaha menyatukan seluruh kerajaan kepulauan. Saat ini, nusantara tetap berarti persatuan, keberagaman budaya yang bersatu dalam satu identitas. Jadi, ketika kami menyebut Nusantara Beat, hal itu bermakna irama dan musik dari seluruh kepulauan Indonesia yang dipadukan menjadi satu suara,” tutur sang vokalis, Megan De Klerk.

Baca juga: Lebih dari Sekadar Penghargaan, AMI Awards 2025 Usung Misi Persatuan Lewat ‘Bhinneka Tunggal Suara

Nusantara Beat berisi personel yang semuanya punya garis keturunan Indonesia, meskipun berpaspor Belanda. Ada Megan De Klerk (vokal), Jordy Sanger (gitar), Rouzy Portier (gitar/kibor), Michael Joshua Yonata (bas), Sonny Groeneveld (drum), dan Gino Groeneveld (perkusi).

Nusantara Beat muncul dari kancah musik kota Amsterdam yang dinamis, dengan anggota yang sebelumnya tampil dalam grup seperti EUT, Jungle By Night, dan Altin Gün. Tapi, keinginan untuk menjelajahi bebunyian Indonesia akhirnya jadi pengikat utama mereka.

“Band ini terbentuk dari kecintaan kami terhadap akar Indonesia dan rasa ingin tahu untuk menggali lebih dalam melalui musik. Sonny dan Jordy sudah lama membahas ide membangun band krontjong dan tampil untuk masyarakat usia lanjut, sementara Rouzy dan Michael yang sedang belajar bersama, juga telah memimpikan band Indonesia. Dan pada tahun 2021, mimpi itu terealisasi,” ujar Gino.

Nusantara Beat
Nusantara Beat. Foto: Istimewa

Formasi Nusantara Beat semakin komplit setelah Sonny merekrut adiknya, Gino, yang baru saja meninggalkan Altin Gün, untuk menambahkan unsur perkusi. Sementara itu, kehadiran penyanyi pun lengkap. Megan, yang awalnya berkarya bersama grup EUT, pun diajak bergabung dan berani menyanyikan lagu-lagu dalam Bahasa Indonesia untuk pertama kalinya — dan dari situlah keindahan muncul secara alami.

Nusantara Beat tampil pertama kali di panggung Amsterdam pada musim panas 2022. Tak lama setelahnya, mereka merilis tiga trek yang masing-masing menginterpretasikan lagu-lagu klasik Indonesia dari abad ke-20 dantaranya, Djanger (2023), lagu yang menggambarkan gerak penari Bali, dan Kota Bandung (2023), lagu klasik yang melukiskan keindahan ibu kota Jawa Barat. Serta Mang Becak (2024), yang bercerita tentang percakapan antara seorang wanita dan pengemudi becak dalam bahasa Sunda.

Nusantara Beat telah menempatkan diri sebagai komunitas musik yang berani mengeksplorasi dan merevitalisasi musik Indonesia, khususnya musik Pop Sunda, dengan sentuhan modern melalui teknik produksi yang bersih, synthesizer kontemporer, dan groove yang dalam. Kini, dengan album perdana mereka yang penuh inovasi, Nusantara Beat menghadirkan sebelas lagu orisinal yang kokoh dan berakar pada tradisi namun melangkah ke dunia yang penuh keberanian dan kreativitas.

“Untuk album ini, kami tetap memusatkan perhatian pada tradisi musik Sunda dan skala pelog gamelan,” ujar Michael.

Sementara itu, demajors selaku partner perilisan untuk kawasan Asia Tenggara menganggap penting album ini, merujuk pada kesamaan visi dan semangat kolektif mereka dengan Nusantara Beat, yaitu merawat dan merayakan identitas lokal Indonesia dalam kancah musik global.

“Menarik sekali melihat perkembangan narasi Indonesia dalam kancah musik populer internasional. Kami berharap Nusantara Beat membawanya ke penerimaan yang lebih luas, di dunia maupun Indonesia, lewat album perdananya yang memukau ini,” jelas David Tarigan dari demajors.

Share This Article