Awas! 5 Kebiasaan Ini Bikin Ginjal Kalian Rusak: Jangan Sampai Nyesel

Yuri Setiawan
4 Min Read
Ilustrasi kerusakan ginjal. Foto: Freepik

Jakartashowbiz.com – Kalian pasti setuju kalau ginjal itu salah satu organ paling vital di tubuh kita. Kerjanya nggak cuma nyaring darah, tapi juga buang limbah, jaga keseimbangan cairan, sampai ngatur tekanan darah. Tapi, seiring waktu, fungsi ginjal bisa melemah gara-gara kebiasaan atau faktor tertentu.

Parahnya, kita kadang suka nggak sadar kalau ada beberapa kebiasaan yang bisa pelan-pelan ngerusak ginjal. Selain penyebab umum kayak diabetes, minum alkohol berlebihan, dan obesitas, ternyata ada beberapa hal lain yang bisa bikin fungsi ginjal jadi nggak maksimal.

Dr. Evan Levine, dokter jantung bersertifikat ngebongkar lima kebiasaan paling berbahaya buat kesehatan ginjal. Penasaran? Yuk, kita cek bareng-bareng biar bisa dihindari!

Baca juga: Lokal Pride! 5 Sepatu Kanky Keren Ini Bukti Tampil Kece Gak Harus Bikin Kantong Jebol

1. Sering Konsumsi Obat Antiinflamasi Nonsteroid
Obat-obatan kayak ibuprofen dan naproxen itu sering kita pake buat ngilangin nyeri atau radang. Tapi, menurut Dr. Levine, obat-obatan ini bisa ngeganggu aliran darah ke ginjal karena nurunin produksi prostaglandin (zat yang penting banget buat ginjal buat nyaring darah).

“Penggunaan NSAID secara berlebihan atau dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan ginjal akut, terutama pada orang lanjut usia dan mereka yang mengalami dehidrasi,” katanya.

2. Kebanyakan Konsumsi Garam
Tubuh emang butuh natrium (garam) buat fungsi dasar, tapi kalau kebanyakan, itu bisa jadi beban berat buat ginjal. Asupan garam berlebihan katanya bisa ningkatin tekanan darah, makanya ginjal harus kerja ekstra buat nyaring limbah dan jaga keseimbangan cairan.

Jika kebiasaan ini berlangsung lama, jaringan ginjal dapat rusak dan kemampuan ginjal pun menurun. Dr. Levine nyaranin buat kurangin makanan olahan dan fast food yang biasanya tinggi garam.

3. Dehidrasi (Kurang Minum Air)
Ini sering banget disepelein! Kurang minum air itu bisa ganggu kemampuan ginjal buat nyaring racun dari tubuh. Pas dehidrasi, aliran darah ke ginjal menurun, bikin fungsi penyaringan melemah, dan ningkatin risiko terbentuknya batu ginjal.

Dr. Levine ngejelasin pentingnya minum air cukup setiap hari. Rata-rata orang dewasa membutuhkan sekitar delapan gelas arau setara dua liter air per hari, tergantung kondisi tubuh dan aktivitas fisik. Jadi, jangan males minum air putih ya.

Baca juga: Bukan Bikin Sehat, Olahraga Berlebihan Justru Punya Banyak Dampak Buruk Bagi Tubuh

4. Sembarangan Pakai Antibiotik
Beberapa jenis antibiotik ternyata bisa micu kerusakan ginjal. Ada yang ngerusak sel ginjal secara langsung, ada juga yang micu reaksi alergi yang ngaruh ke fungsinya.

Antibiotik kayak aminoglikosida dan vancomycin itu berisiko tinggi kalau dipake tanpa pemantauan dokter. Dr. Levine menyarankan agar pasien selalu mengikuti resep dokter dan melakukan tes fungsi ginjal jika harus menjalani pengobatan antibiotik dalam dosis tinggi atau jangka panjang.

5. Pewarna Kontras pada Pemeriksaan Medis
Pewarna kontras yang dipake buat CT scan atau prosedur pencitraan lainnya itu bisa nyebabin nefropati, kondisi di mana fungsi ginjal menurun setelah terpapar zat tersebut. Risikonya bahkan lebih tinggi buat pasien yang udah punya riwayat penyakit ginjal atau diabetes. Dr. Levine menegaskan pentingnya pemeriksaan fungsi ginjal terlebih dahulu sebelum menjalani prosedur medis yang melibatkan pewarna kontras.

Yuk, mulai sekarang lebih perhatian sama kebiasaan sehari-hari kita. Jaga ginjal kita baik-baik, karena sehat itu mahal, guys!

Share This Article