Jakartashowbiz.com – Mantan personel One Direction, Harry Styles kembali membuktikan eksistensinya di kancah musik global. Album barunya, Kiss All the Time. Disco, Occasionally, sukses puncaki tangga lagu Billboard 200.
Album keempat Harry Styles tersebut berhasil menggeser karya dari Bruno Mars lewat albumnya, The Romantic ke posisi kedua. Di bawah mereka, ada nama-nama seperti Morgan Wallen, Bad Bunny, dan Don Toliver yang melengkapi lima besar.
Baca juga: Tanpa Nama Timothée Chalamet, Ini Daftar Pemenang Oscar 2026
Selain itu, lagu andalan di album tersebut, Aperture yang juga sempat menduduki nomor satu di Billboard Hot 100. Hal itu melengkapi kesuksesannya sebagai salah satu ikon musik pop masa kini.
Berdasarkan data terbaru Luminate, album baru Styles berhasil meraup 430.000 unit penjualan di Amerika Serikat pada pekan pertama perilisannya. Angka tersebut menjadi debut terbesar bagi artis pria solo, sejak album I’m the Problem milik Morgan Wallen pada Mei 2025 lalu.
Adapun album Kiss All the Time. Disco, Occasionally mulai jadi perbincangan di publik sejak Januari 2026. Itu tak terlepas dari kampanye misterius di berbagai kota besar dunia, yang menampilkan potongan lirik dari single utama Aperture.

Atas dirilisnya album tersebut, kritikus musik memberikan respons positif terhadap musikalitas yang ditawarkan Styles di album tersebut. Jem Aswad, Editor Musik Eksekutif dari Variety, menyebutkan bahwa Styles berhasil keluar dari zona nyaman dan menawarkan sesuatu yang berbeda kepada para penggemarnya.
“Ini adalah album yang mengungkapkan dirinya secara bertahap, dan ada banyak hal yang bisa dipahami oleh para penggemar. Awalnya, penggemar mungkin menyambut album ini dengan kebingungan atau antusiasme yang ragu-ragu karena mungkin bukan ini yang mereka impikan atau harapkan. Namun, apakah kita benar-benar menginginkan hadiah ulang tahun yang sama setiap tahunnya?,” kata Aswad, mengutip Variety.
Setelah merilis album baru, Harry Styles juga mengumumkan tur dunia bertajuk Together Together yang akan mengusung konsep residensi di tujuh kota dunia, termasuk 30 jadwal pertunjukan di New York City.