Dobrak Batas Perfilman! Film ‘Tanah Runtuh’ Angkat Karakter Down Syndrome Sebagai Poros Utama Cerita

Yuri Setiawan
3 Min Read

Jakartashowbiz.com – Industri perfilman Indonesia kembali menunjukkan tumpuan baru dalam menyuarakan isu-isu sosial dan inklusivitas. Melalui film terbaru bertajuk Tanah Runtuh, rumah produksi Denny Siregar Production membuktikan komitmen mereka untuk menghadirkan cerita yang berani, mendalam, dan relevan secara sosial.

Film yang mengambil latar konflik di Poso ini tidak hanya menjual ketegangan suasana perang, melainkan berfokus pada perjalanan emosional seorang anak penyandang Down Syndrome yang berjuang bertahan hidup.

Membuka Ruang Empati Melalui Karakter Ringgo

Dalam sinopsis resminya, film garapan sutradara Rudi Soedjarwo ini menyoroti perjalanan Kai (9 tahun) dan kakaknya, Ringgo (11 tahun), yang mengidap Down Syndrome. Keduanya terpisah dari sang ibu di tengah badai kerusuhan yang melanda desa mereka.

Lebih dari Sekadar Simbol

Produser Denny Siregar menegaskan bahwa keputusan menghadirkan karakter Ringgo (diperankan oleh aktor berbakat Ridho Khaliq) memiliki misi besar bagi representasi disabilitas di layar lebar Indonesia.

“Kami tidak ingin menempatkan Ringgo hanya sebagai simbol pemancing iba. Di film Tanah Runtuh, dia adalah pusat dan penggerak utama dari perjalanan emosional cerita ini. Kami ingin membuka ruang empati yang lebih luas dan memperlihatkan bahwa setiap orang, apa pun kondisinya, memiliki tempat untuk menjadi tokoh utama dalam hidup mereka sendiri,” jelas Denny Siregar.

Kehangatan Hubungan Vino G. Bastian dan Ridho Khaliq

Pendekatan inklusif ini juga dirasakan langsung oleh aktor utama Vino G. Bastian yang memerankan Idham, seorang polisi yang mendampingi perjalanan kedua anak tersebut.

Pertemuan tidak sengaja antara Idham dengan Kai dan Ringgo perlahan mengikis ketegangan konflik dan memunculkan naluri kemanusiaan untuk saling menjaga.

“Perjalanan bersama Kai dan Ringgo membuat Idham melihat banyak hal secara lebih personal. Ada ikatan tulus yang tumbuh tanpa direncanakan di antara mereka. Ini adalah potret keindahan hubungan manusia yang tetap bisa mekar di tengah situasi yang paling rapuh sekalipun,” tutur Vino.

Drama Reflektif yang Menggugah Jiwa di Bioskop

Didukung oleh deretan pemeran hebat seperti Sigi Wimala, Jenda Munthe, dan Tike Priatnakusumah, Tanah Runtuh hadir sebagai sebuah karya reflektif berdurasi 2 jam 51 menit yang siap menggugah kesadaran sosial penonton.

Jangan lewatkan pesan kemanusiaan yang luar biasa ini. Film Tanah Runtuh siap menyentuh hati penonton di seluruh bioskop tanah air mulai 25 Juni 2026.

Share This Article