Aurel Hermansyah Mengaku Sempat Minta Pisah dengan Atta Halilintar Sebulan Setelah Menikah

Yuri Setiawan
2 Min Read
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. Foto: Instagram/@aurelie.hermansyah

Jakartashowbiz.com – Di balik keharmonisan rumah tangga yang ditunjukkan, Aurel Hermansyah mengungkap sebuah fakta mengejutkan terkait pernikahannya dengan Atta Halilintar. Ternyata, Aurel sempat mengutarakan keinginan pisah dengan Atta hanya sekitar satu bulan setelah mereka menikah.

Itu dungkap Aurel Hermansyah saat berbincang dengan Nikita Willy di Podcast Mom’s Coener. Alasannya, anak sulung Kris Dayanti dan Anang Hermansyah itu mengaku kaget akan kehidupan pasca menikah.

“Jadi awal aku nikah, baru satu bulan aku tuh minta pisah, sama Atta,” ungkap Aurel Hermansyah.

Baca juga: Rumahnya Kebakaran saat Dini Hari, Anisa Rahma Yakin Ada Hikmah di Baliknya

Lebih lanjut, Aurel mengaku shock dengan kehidupan pasca menjadi seorang istri. Pasalnya, sebelum menikah, dia terbiasa disiapkan segala sesuatunya. Namun, itu berbanding terbalik setelah menikah karena harus menyiapkan apapun sendiri, bahkam untuk urusan keluarga.

“Aku shock, aku kaget. Yang di mana dulu karena aku anak pertama, orangtuaku tuh juga apa-apa tuh disiapin, ketika menikah kayak, ‘Hah aku harus ngurus semua rumah sendiri?’ Ngurus kayak dari ART, urusan makanan, semua tuh aku harus mikirin,” lanjut Aurel.

Atta dan Aurel
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. Foto: Instagram/@attahalilintar

Tak hanya itu, Aurel juga mengaku sempat membayangkan jika sang suami akan bersikap romantis ketika dia meminta untuk berpisah. Namun, pada kenyataannya, hal itu sama sekali tidak terjadi karena Atta memilih meresponnya dengan berbicara secara logis dan mengatakan siap mengantar Aurel pulang ke rumah orangtuanya jika memang benar-benar ingin berpisah.

“Tahu nggak? Pada saat itu Kak, rasanya tuh kayak ditampar tahu nggak? ‘Semua itu bukan kayak di film, please dong’, dia bilang kayak gitu,” bebernya.

Dari pengalaman tersebut, Aurel belajar menurunkan ego dan memahami arti kerja sama dalam pernikahan. Dia pun sadar bahwa membangun rumah tangga membutuhkan kedewasaan dari masing-masing pihak.

Share This Article