Jakartashowbiz.com – Prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) akan didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga sedang, dengan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.
Untuk DKI Jakarta, pagi hari seluruh wilayahnya diprakirakan berawan tebal, dengan peluang hujan ringan hingga sedang di beberapa kawasan. Menuju siang, hujan makin meluas terutama di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Timur, dengan potensi hujan sedang disertai petir. Sorenya, intensitas hujan ringan hingga sedang diperkirakan masih berlangsung hingga malam.
Baca juga: Portura dan Tabraklari Bakal Meriahkan Kunjungan Lintas Resonan ke Tangerang
Untuk wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, pagi hari diperkirakan berawan tebal di pagi hari dengan potensi hujan ringan di beberapa wilayah. Siang hingga sore, hujan sedang hingga lebat berpeluang terjadi, dan berlanjut hingga malam.
Bergeser ke Depok, kondisi berawan dengan peluang hujan ringan diprediksi terjadi pada pagi hingga menjelang siang. Kemudian, potensi hujan ringan hingga sedang meningkat pada siang hari, sementara malam hari, cuaca diperkirakan kembali berawan.
Baca juga: Anime 5 Centimeters Per Second Tayang di Indonesia, Penonton Akan Dapat Kejutan di Bioskop
Wilayah Tangerang Raya yang meliputi Kota dan Kabupaten Tangerang serta Tangerang Selatan pada umumnya berawan tebal di pagi hari. Hujan sedang berpotensi turun di siang hingga sore, terutama di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan, sementara malamnya diperkirakan berawan dengan peluang hujan ringan terutama di area selatan dan barat Tangerang.
Untuk wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi, pada pagi cuaca diperkirakan berawan, dengan peluang hujan ringan hingga sedang menjelang siang. Sementara malam harinya, hujan ringan masih mungkin terjadi malam hari.
Atas prakiraan cuaca yang dikeluarkan, BMKG mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas dan selalu memantau update cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.