Simon Cowell Kena Tegur Band Metal Skotlandia Gara-Gara Nama Boyband

Yuri Setiawan
3 Min Read
Simon Cowell. Foto: Instagram/@simoncowell

Jakartashowbiz.com – Juri American Got Talent, Simon Cowell dikenal punya peran penting untuk melahirkan bintang besar dunia, salah satunya One Direction. Sayangnya, dia juga kerap menghadirkan kontroversi, seperti yang terjadi pada boyband baru bentukannya bernama December 10.

Simon Cowell terancam kasus hukum tak lama setelah memperkenalkan December 10 yang dibentuknya melalui serial Netflix berjudul Simon Cowell: The Next Act. Pasalnya, nama boyband tersebut mendapat protes keras dari band metal asal Skotlandia yang memiliki nama serupa, yakni December Tenth.

Baca juga: Starrducc Resmi Rilis Mini Album ‘Starrducc III’ Lewat Label Jepang

Perseteruan ini bermula dari kejadian unik di media sosial. Grup December Tenth mengaku dibanjiri pesan salah sasaran di akun mereka, yang diduga ditujukan untuk boyband baru bentukan Simon. Merasa identitas kreatifnya terancam dan terganggu, band beraliran cadas ini langsung melayangkan teguran terbuka melalui unggahan yang kini telah dihapus.

“Terungkap selama beberapa hari terakhir bahwa Simon Cowell, Netflix, dan Universal Music terlibat dalam boyband baru, yang sampai batas tertentu berbagi nama dengan kami, December Tenth,” kata band metal December Tenth, dikutip The Mirror.

Simon Cowell
Simon Cowell. Foto: Instagram/@simoncowell

Band tersebut tidak main-main dalam menanggapi isu kemiripan nama ini. Mereka membuka pintu komunikasi lewat jalur hukum untuk membereskan sengketa yang membingungkan penggemar tersebut.

“Jika ada orang di tim Simon, Universal, atau Netflix, yang ingin menghubungi kami dan tim hukum kami, mereka dapat melakukannya. Saya ingin menunjukkan bahwa ratusan pengikut baru yang kami dapatkan selama beberapa hari terakhir sangat disambut baik, tetapi saya tidak sepenuhnya yakin mereka semua asli,” lanjut mereka.

Ternyata, kasus sengketa nama seperti ini bukan hal baru bagi Simon Cowell. Dia pernah mengalami sengketa nama pada tahun 2011, saat grup vokal wanita Little Mix terpaksa mengganti nama mereka dari Rhythmix setelah mendapatkan gugatan hukum dari sebuah yayasan amal anak-anak dengan nama yang sama.

Meski dibayangi ancaman hukum, Cowell optimis dengan proyek boyband barunya. December 10 yang beranggotakan Hendrik Christoffersen, Cruz Lee-Ojo, John Fadare, Nicolas Alves, Josh Olliver, Danny Bretherton, dan Sean Hayden tersebut diharapkan mampu mengulang kejayaan One Direction.

Share This Article